11 SKPD Barito Utara Koordinasi Maksimalkan PAD

oleh
oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah merancang strategi untuk memaksimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dengan mengkoordinasikan sebelas satuan kerja perangkat daerah penghasil PAD tersebut. <p style="text-align: justify;">"Guna memaksimalkan pendapatan PAD ini kami melakukan koordinasi dengan 11 SKPD penghasil atau pengelola pajak dan rertribusi daerah," kata Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Barito Utara, Aspul Anwar, di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Menurut Aspul, melalui kegiatan ini DPPKA selaku koordinator PAD bersama SKPD lainnya dapat mencari rumusan yang dapat mengupayakan atau proaktif pendapatan daerah melalui Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) tahun 2016.<br /><br />Melalui koordinasi ini dapat menghasilkan strategis yang optimal dalam pemungutan atau penagihan rertibusi daerah dan rekonsiliasi data penerimaan retribusi masing-masing SKPD penghasil dan lainnya.<br /><br />"Diharapkan pertemuan iuni sedikit banyak akan mendongkrak peningkatan penerimaan PAD tahun ini dan tahun-tahun mendatang," kata Aspul didampingi Kepala Bidang Pendapatan, Mastur.<br /><br />Dia mengatakan hal ini sangat diperlukan kerja sama yang baik serta pentingnya kesadaran wajib pajak (WP) dan wajib retribusi (WR) untuk memenuhi kewajibannya.<br /><br />Realisasi penerimaan pendapatan asli daerah selama periode Januari-Desember 2015 mencapai Rp42,8 miliar atau 107,26 persen dari target setelah perubahan Rp39,9 miliar.<br /><br />"Kami berupaya secara maksimal tahun 2016 untuk mengejar pendapatan PAD yang ditargetkan sebesar Rp39,9 miliar dan diharapkan akan tercapai," katanya. (das/ant)</p>