113 Penyuluh Pertanian Kotim Ikuti Pertemuan Teknis

oleh

Sedikitnya 113 petugas penyuluh pertanian lapangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengikuti pertemuan teknis. <p style="text-align: justify;">"Pertemuan teknis penyuluh pertanian tingkat Kabupaten Kotim rencananya akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai dari hari Rabu (28/11) hingga Jumat (30/11) dan berlangsung di gedung wanita Sampit," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KKP) kabupaten Kotim Bima Ekawardhana di Sampit, Rabu.<br /><br />Peserta dalam pertemuan teknis penyuluh pertanian tersebut dari Badan Ketahanan Pangan kabupaten Kotim sebanyak 13 orang, balai Penyuluh Pertanian (BPP) Ujung Pandaran lima orang, BPP Samuda tujuh orang, BPP Bapinang sembilan orang, BPP Bagendang sembilan orang, BPP Pelangsian 11 orang, BPP Baamang 12 orang.<br /><br />Kemudian BPP Kota Besi 13 orang, BPP Cempaga 15 orang, BPP Parenggean 15 orang, BPP Beringin Jaya lima orang, dan BPP Kuala Kuayan lima orang.<br /><br />Tujuan dilaksanakan pertemuan teknis penyuluh pertanian tersebut adalah untuk menyampaikan secara serentak dan menyeluruh ketentuan, kebijakan dan peraturan baru yang menyangkut penyelenggaraan penyuluhan pertanian dimasing-masing tingkatan.<br /><br />Kemudian untuk menyamakan persepsi dan pola kerja terhadap petunjuk dan pedoman kerja yang terbaru berkaitan dengan penyelenggaraan penyluhan pertanian.<br /><br />Dari pertemuan teknis itu nantinya akan disimpulkan bahasan untuk dijadikan bahan penyusunan kebijakan daerah bidang penyuluhan pertanian secara lokal di kabupaten Kotim.<br /><br />Dengan adanya pertemuan teknis itu diharapkan membuka kesempatan bagi setiap penyuluh pertanian secara terbuka dan terkontrol untuk menyampaikan ide dan pendapat dalam mendukung upaya perbaikan sistem penyelenggaraan penyuluhan pertanian ke depan.<br /><br />"Dengan adanya pertemuan teknis penyuluh pertanian itu diharapkan petuga penyuluh mampu dan mau melaksanakan pedoman terbaru dan kinerja semakin meningkat," katanya.<br /><br />Pertemuan teknis juga untuk menyamakan persepsi penyuluh pertanian, meingkatkan pengetahuan sesuai tuga pokok dan fungsinya masing-masing dalam meningkatkan pertanian di Kabupaten Kotim.<br /><br />Sementara Bupati Kotim Supian Hadi dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kotim Suparmadi mengatakan, sektor pertanian memegang peranan strategis dan penting, salah satu upaya meningkatkan hasil pertanian yakni dengan memberikan pembekalan berbagai ilmu kepada petuga penyuluh pertanian.<br /><br />"Kami berharap melalui kegiatan pertemuan teknis dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan para petugas penyuluh pertanian lapangan dan ilmu yang mereka peroleh bisa di terapkan di lapangan, yakni kepada petani," katanya.<br /><br />Tenaga Penyuluh pertanian di Kabupaten Kotim saat ini masih sangat terbatas yakni ada sebanyak 129 orang dan dari 17 kecamatan dan 180 desa/kelurahan baru 10 kecamatan yang memiliki balai pertanian.<br /><br />Jumlah desa/kelurahan dengan jumlah petugas penyuluh pertanian tidak seimbang, sehingga mengakibatkan beberapa desa yang tidak memiliki petugas pertanian, petaninya bercocok tanam dengan berdasarkan ilmu alam.<br /><br />Kedepannya pemerintah daerah akan lebih berupaya untuk menambah jumlah petugas pertanian agar kemampuan petani dalam bercocok tanam lebih terkendali, sehingga dapat meningkatkan produksi pangan di daerah.<br /><br />Selama ini kebutuhan pangan Kabupaten Kotim cenderung bergantung dengan daerah lain, sehingga mengakaibatkan Kabupaten Kotim menjadi rawan pangan. <strong>(das/ant)</strong></p>