12.803 WNA Masuk Indonesia Melalui Nunukan 2013

oleh

Sebanyak 12.803 warga negara asing (WNA) yang masuk Indonesia melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, selama 2013, kata Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Keimigrasian (TPI) Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Nasution. <p style="text-align: justify;"><br />"WNA yang masuk ke Indonesia melalui daerah itu pada umumnya warga negara Malaysia di Negeri Sabah," kata Nasution di Nunukan, Jumat.<br /><br />Ia mengungkapkan penumpang dari luar negeri yang tercatat sebagai WNA sebenarnya warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan dokumen keimigrasian Malaysia atau yang telah mendapatkan identitas kependudukan negeri jiran tersebut.<br /><br />"Kalau diperhatikan penumpang dari Malaysia itu adalah warga negara Indonesia yang menggunakan paspor Malaysia atau sanak keluarganya dari Indonesia dan telah memiliki identitas Malaysia," terang Nasution kepada wartawan.<br /><br />Nasution menambahkan bahwa hanya sebagian kecil WNA yang masuk ke Indonesia melalui daerah itu yang berasal dari negara lain seperti Cekoslovakia, Australia, India, Jerman dan lain-lainnya.<br /><br />Data yang diperoleh dari Kantor Imigrasi Nunukan Unit TPI Pelabuhan Tunon Taka, dari 12.803 WNA tersebut 11.823 yang menggunakan paspor lawatan dan 975 yang menggunakan "boarding crossing pasport" (BCP) atau pas lintas batas (PLB).<br /><br />Kemudian, WNA yang meninggalkan Indonesia melalui Kabupaten Nunukan pada tahun yang sama sebanyak 11.508 orang masing-masing 9.655 menggunakan paspor lawatan dan 853 orang yang menggunakan BCP.<br /><br />Khusus bagi WNA yang menggunakan dokumen BCP, Nasution mengemukakan sebagian besar menggunakan untuk mengunjungi sanak keluarganya di daerah itu dan pengguna paspor lawatan sebagian menjadi pekerja di sejumlah perusahaan kelapa sawit dan pertambangan di daerah perbatasan itu.<br /><br />Dari WNA yang masuk sebanyak 12.803 orang itu terdiri dari 7.487 laki-laki dan 5.316 perempuan. <strong>(das/ant)</strong></p>