12 Legislator Kutim Tidak Hadiri Rapat Paripurna

oleh

Sebanyak 12 anggota DPRD Kutai Timur tidak menghadiri rapat paripurna, Jumat, dengan agenda penyampaian tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD Tahun Anggaram 2014, Jumat. <p style="text-align: justify;">Sebanyak 12 anggota DPRD Kutai Timur yang bolos menghadiri rapat paripurna disampaikan Kabag Umum Setwan Baya Sargius yang mewakili Sekwan Arief Yulianto membacakan daftar hadir anggota dewan.<br /><br />"Anggota dewan terhormat yang hadir pada rapat paripurna hari ini sebanyak 16 orang dari seluruh anggota DPRD Kutim yang berjumlah 28 orang," kata Baya Sargius di depan rapat paripurna yang dihadiri langsung Bupati Kutim Isran Noor dan Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman.<br /><br />Pimpinan sidang yang juga Wakil Ketua DPRD Kutim Mahyunadi mengatakan, dengan jumlah 16 anggota dewan terhormat yang hadir maka sudah sesuai tata tertib (tatib) dewan bisa dilanjutkan.<br /><br />Sejumlah anggota dDewan yang hadir diantaranya Wakil Ketua DPRD Mahyunadi, Ketua Fraksi Partai Demokrat Muhammad Tim, Ketua Fraksi Partai Golkar Faisal, Ketua Fraksi Perkasa Shabaruddin dan Ketua Fraksi Aksi Syarifuddin Ham.<br /><br />Sebelumnya sembilan anggota dewan juga tidak hadir pada sidang paripurna dengan agendan pemandangan umum fraksi-fraksi menanggapi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS), Kamis (28/11).<br /><br />Banyaknya anggota dewan yang bolos diacara penting seperti sidang paripurna ini disayangkan beberapa warga yang hadir dan menyaksikan langsung acara tersebut.<br /><br />Yusuf (47) asal Kabo Jaya mengaku kaget mendengar kalau banyak anggota dewan bolos.<br /><br />"Saya bersama dua warga lainnya kebetulan datang ke kantot Dewan untuk ketemu salah seorang anggota dewan, tetapi tidak ada ditempat. Karena itu kami masuk untuk melihat sidang paripurna karena terbuka untuk umum," ujarnya.<br /><br />Dia mengatakan, seharusnya anggota dewan hadir semua terutama pada acara penting seperti sidang paripurna, karena menyangkut kepentingan masyarakat," kata Sumardi warga lainnya yang menyaksikan rapat paripurna dewan itu. <strong>(das/ant)</strong></p>