Sekitar pukul 05.00 wib lebih, warga sekitar Pasar Sungai Durian dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang meluluh lantahkan 14 ruko yang ada di jalan Kolonel Sugiono. <p style="text-align: justify;">Peristiwa kebakaran menjelang Natal tersebut, persisnya terjadi sekitar pukul 05.25, dari salah satu bangunan yang posisinya berada di tengah deretan ruko.<br /><br />Menurut keterangan pihak Polsek Kota, api diduga berasal dari ruko yang menjual material bangunan.<br /><br />“Api berasal dari bangunan penjualan material bangunan,” kata petugas Polsek Kota.<br /><br />Api dalam waktu singkat langsung menjalar ke bangunan lainnya, sehingga dalam waktu tak kurang dari 30 menit, keseluruhan 14 ruko tersebut langsung membara.<br /><br />Petugas pemadam kebakaran dari Busera, yang lokasinya tak jauh dari tempat kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman, yang tak lama kemudian di backup dari Damkar milik Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran kabupaten Sintang. Masing-masing mengerahkan 2 kendaraan.<br /><br />Sekitar pukul 6.30 wib, bangunan ruko ambruk, dan hanya menyisakan dua bangunan yang masih berdiri.<br /><br />Peristiwa kebakaran tersebut, sempat menjadi tontonan warga sekitar ataupun pengguna jalan yang akan menuju pasar sayur di arah terminal Sungai Durian. Akibatnya, arus lalulintas sedikit tersendat, sementara sebagian jalan Kolonel Sugiono tempat lokasi kebakaran ditutup untuk arus lalulintas.<br /><br />Meskipun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa kebakaran tersebut ditafsir telah menimbulkan kerugian para pemilik usaha mencapai miliaran rupiah.<br /><br />“Saya perkirakan kerugian mencapai 5 miliar lebih atau dibawah 10 miliaran,” ungkap salah seorang warga yang menolak namanya dituliskan.<br /><br />Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Sintang, melalui Kasatreskrim AKP Andi Yul Lapawesean menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan asal muasal api yang menyebabkan 14 ruko ludes terbakar.<br /><br />“Kita belum tahu penyebab kebakaran serta asal muasal api. Nanti kita akan melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.<br /><br />Api sendiri dapat di padamkan sekitar pukul 09.00 wib, dan disaat bersamaan Bupati Sintang dan rombongan yang tengah melakukan pemantauan sembako menjelang Natal dan Tahun Baru menyempatkan diri menyaksikan dari dekat lokasi kebakaran serta berdialog dengan pemilik ruko yang terbakar.<br /><br />“Saya prihatin dengan kejadian ini, disaat akan merayakan Natal dan Tahun Baru, terjadi musibah yang tidak kita inginkan,” ungkapnya disela peninjauan.<br /><br />Terkait kebakaran tersebut, Bupati juga menyatakan akan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha untuk membangun kembali tempatnya.<br /><br />“Ya kita akan berikan kemudahan perijinan untuk membangun tempat usahanya kembali.”pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>















