140 Desa Sasaran Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan

oleh

Sebanyak 140 desa yang tersebar di sembilan kabupaten di Kalimantan Selatan, menjadi sasaran program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Hardy L Mantir, di Tanjung, Senin mengatakan, kegiatan P2KP termasuk pula pemberdayaan kelompok wanita dalam budaya makan sehat dan berkualitas.<br /><br />"Program ini bertujuan memfasilitasi dan mendorong terwujudnya pola konsumsi pangan yang beragam serta bergizi seimbang," katanya.<br /><br />Keberhasilan program ini diukur melalui pola pangan harapan (PPH) dengan target sebesar 95 pada 2015 dan penurunan konsumsi beras 1,5 persen per tahunnya.<br /><br />Selain kegiatan pemberdayaan kelompok wanita dalam budaya makan sehat dan berkualitas; program P2KP juga berupa partisipasi dunia usaha untuk alokasi CSR bagi promosi makan pangan tertentu.<br /><br />Termasuk kegiatan pengembangan bisnis pangan lokal berbasis tepung-tepungan non beras dan terigu kepada UMKM.<br /><br />Data di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, kabupaten yang melaksanakan program ini di antaranya Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tapin, Banjar, Tanah Laut dan Batola.<br /><br />"Desa yang menjadi sasaran program P2KP mayoritas melaksanakan usaha jenis makanan yang berasal dari tepung-tepungan," katanya.<br /><br />Berdasarkan sasaran pola pangan harapan (PPH) Kalsel, targetnya 2011 untuk ketersediaan energi sebesar 5.253 kkal/kpt/hari, protein nabati sebesar 103,82 gram/kpt/hari, protein hewani 23,69 gram/kot/hari dan PPH tingkat ketersediaan 92,7. <strong>(phs/Ant)</strong></p>