16 Pegawai Bea Cukai Kalbar Ditindak Tegas

oleh

Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Barat telah menindak tegas sebanyak 16 orang pegawainya karena terbukti melakukan penyalahgunaan wewenang. <p style="text-align: justify;">"Sudah lima orang pegawai kami yang dimutasikan, tetapi belum membuat mereka jera. Akhirnya, Polri menindak sehingga jumlahnya menjadi 16 orang," kata Supraptono seusai melakukan pertemuan dengan Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistyanto di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan pihaknya saat ini berkomitmen membersihkan institusinya, sehingga telah menindak sebanyak 16 pegawainya karena terkait penyalahgunaan wewenang.<br /><br />Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalbar Supraptono melakukan pertemuan dengan Kapolda Kalbar Brigen (Pol) Arief Sulistyanto dan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen (Pol) Kamil Razak membahas komitmen dalam mencegah masuknya barang-barang ilegal di Kalbar melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong, di Kabupaten Sanggau.<br /><br />Supraptono mengatakan, penindakan tersebut merupakan komitmen untuk pembersihan internal dan penegakan aturan hukum yang berlaku.<br /><br />"Khususnya untuk kasus-kasus gula ilegal, karena selain merugikan negara juga kandungannya tidak ada jaminan bagi kesehatan masyarakat," ungkapnya.<br /><br />Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen (Pol) Kamil Razak menyatakan wilayah hukum Polda Kalbar yang paling pertama menindaklanjuti kerja sama Polri dan Dirjen BC.<br /><br />"Seperti yang diketahui, Pak Arief adalah Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus yang menangani kasus pencucian uang, gratifikasi dan suap di lingkungan Bea dan Cukai," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan khusus untuk kasus BC yang ditangani Mabes Polri, saat ini 12 tersangka yang menjalani persidangan.<br /><br />Dia mengharapkan hal tersebut bisa memberikan efek jera sehingga masyarakat tidak dirugikan.<br /><br />Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistyanto menyatakan pihaknya berkomitmen memberantas seminimal mungkin praktik-praktik ilegal di Kalbar, dan pihaknya siap bekerja sama dengan instansi terkait. <strong>(das/ant)</strong></p>