169 Honorer Masuk Kategori Ii Jadi PNS

oleh
oleh

Sebanyak 169 orang tenaga honorer di lingkungan Pemkab Kotabaru Kalimantan Selatan masuk kategori II, di mana untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mereka harus menjalani tes antar sesamanya. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotabaru H Slamet Riyadi di Kotabaru, Kamis mengatakan, mereka para honorer yang masuk kategori II harus mengisi blanko identitas diri untuk diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat 16 April.<br /><br />"Kenapa harus mengisi blanko kembali, karena tidak menutup kemungkinan ada sebagian tenaga honorer yang berhenti sebelum adanya verifikasi ini," ujarnya.<br /><br />Berbeda dengan honorer kategori I, yang secara otomatis menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), untuk honorer kategori II sebelum menjadi CPNS mereka harus menjalani tes antar sesama honorer.<br /><br />"Mereka akan bersaing sesama honorer, namun hingga saat ini kami belum mendapat formasi berapa kuota masing-masing tenaga tekhnis yang dibutuhkan," kata Slamet.<br /><br />Untuk menghindari pemalsuan identitas tenaga honorer, BKD Kotabaru membuka kesempatan kepada publik atau masyarakat untuk memberikan masukan terkait tenaga honorer yang lulus dalam kategori I.<br /><br />Karena tidak menutup kemungkinan, masyarakat lebih mengetahui bahwa yang bersangkutan memberikan data-data palsu untuk masuk dalam kategori I.<br /><br />"Masyarakat diminta untuk memberikan tanggapan secara jelas dan akurat sebagai bahan pertimbangan sebelum yang bersangkutan menerima SK CPNS untuk disampaikan kepada BKN," imbuhnya.<br /><br />Apabila terbukti memberikan data-data palsu, honorer yang bersangkutan akan diproses ke jalur hukum begitu juga pimpinan Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memberikan rekomendasi.<br /><br />Semuanya pejabat yang memberikan rekomendasi atau memberikan data palsu akan dijerat dengan pidana," tegas Slamet.<br /><br />Mudah-mudahan di Kotabaru tidak ada honorer yang menggunakan data palsu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>