Home / Tak Berkategori

17.180 Hektare Lahan Pertanian Kalsel Berubah Fungsi

- Jurnalis

Selasa, 21 Februari 2012 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian tanaman pangan dan hortikultura Kalimantan Selatan mengungkapkan, sekitar 17.180 hektare lahan pertanian setempat telah berubah fungsi ke sub sektor lain seperti perkebunan, perikanan dan non pertanian. <p style="text-align: justify;">Kondisi ini menurut Sekretaris Dinas Pertanian tanaman pangan dan hortikultura Kalsel, Mukran bisa mengancam pengembangan tanaman pangan khususnya produksi padi.<br /><br />"Faktanya sudah banyak lahan pertanian yang berubah menjadi lahan perkebunan seperti kelapa sawit, sejak 2005 hingga sekarang tercatat sekitar 17.180 hektare lahan berubah fungsi dari tanaman pangan dan hortikultura ke sub sektor lain," kata Mukran, di Tanjung, ibu kota Tabalong, Selasa.<br /><br />Untuk membatasi praktik alih fungsi lahan tersebut, solusinya yakni menindaklanjuti undang-undang nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.<br /><br />"Perubahan iklim global, ketersediaan infrastruktur pertanian yang masih terbatas juga menjadi kendala dalam peningkatan produksi padi namun ada masih ada solusi yang kita capai untuk bisa mencapai target produksi beras nasional," jelas Mukran lagi.<br /><br />Sementara itu terkait ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), Mukran mengakui jumlahnya masih terbatas.<br /><br />Saat ini rasio antara alsintan dengan luas lahan masih rendah, seperti jumlah traktor yang tersedia sebanyak 2.302 unit padahal kebutuhannya mencapai 13.064 unit.<br /><br />Begitu pula power threser, tingkat ketersediaannya hanya 44 persen, dengan jumlah unit tersedia 3.790 unit dari kebutuhan 8.710 unit.<br /><br />"Sebagai solusi untuk pemenuhan alat dan mesin pertanian, kita akan menerapkan skim kredit dengan bantuan bunga sehingga rasio antara alsintan dengan luas lahan bisa seimbang," tambahnya.<br /><br />Sementara itu untuk mencapai target nasional, 2014 telah surplus beras sebanyak 10 juta ton, akan dilakukan perluasan lahan tanam padi di Kalsel pada tahun ini seluas 515.355 hektare. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB