19 Kena DBD Di Banjarmasin Satu Meninggal

oleh

Pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meminta kepada masyarakat setempat mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD), mengingat selama tahun 2015 ini sudah 19 terkena serangan penyakit tersebut. <p style="text-align: justify;">"Dari 19 yang terkena serangan seorang diantaranya meninggal dunia," kata Kepala Seksi PengendalianPenyakit Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Rahmadi kepada pers di Banjarmasin, Senin.<br /><br />Menurutnya merebaknya penyakit DBD tersebut menyusul hujan yang terus menerus hingga air menggenangi bak-bak mandi, kaleng bekas, dan penampungan air lainnya, sehingga memicu berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.<br /><br />Namun katanya, kendati ada serangan tetapi jumlah relatif sedikit jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seperti tahun 2007 sampai 173 serangan, tahun 2008 147 serangan hingga dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB).<br /><br />Tetapi setelah diadakan penyuluhan dan gencarnya pemberantasan sarang nyamun akhir-akhir ini maka serangan relatif kecil, seperti tahun 2014 lalu hanya 11 kasus.<br /><br />Pihak Dinas Kesehatan sendiri selalu melakukan penyuluhan sekaligus memberantas sarang-sarang nyamuk jika dilaporkan adanya serangan,melalui pengasapan atau melalui abatisasi.<br /><br />Selain itu ada 156 juru pemantau jentik (Jumantik) di wilayah ini yang tugasnya mengawasi berbagai lingkungan jika diketahui adanya jentik dari jenis nyamuk ini maka sesegeranya dilakukan pembasmian.<br /><br />Kepada masyarakat juga diimbau selalu memberantas jentik nyamuk ini dengan istilah 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur potensi sarang nyamuk Aedes Sp.<br /><br />Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai "breakbone fever" atau "bonebreak fever" (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.<br /><br />Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam, sakit kepala, panas badan, kulit kemerahan yang tampak seperti campak,dan nyeri otot dan persendian.<br /><br />Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa. Yang pertama adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku).<br /><br />Kemudian yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.  (das/ant)</p>