2.698 Polisi Amankan Demo Peringati Hari Buruh

oleh

Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat akan menurunkan sebanyak 2.698 polisi untuk mengamankan demonstrasi atau unjuk rasa dalam memperingati Hari buruh internasional, 1 Mei 2013, Rabu. <p style="text-align: justify;">"Kami siap mengawal aksi unjuk rasa pada peringatan hari buruh internasional agar tidak mengganggu arus lalu lintas, bila memang diperlukan, kami siapkan kendaraan untuk mengangkut para pengunjuk rasa," kata Kepala Polda Kalbar, Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto seusai memimpin gelar pasukan pengamanan dalam memperingati hari buruh internasional, di Pontianak, Selasa.<br /><br />Tugas menjelaskan, hingga saat ini baru satu kelompok yang mengajukan izin untuk menyelenggarakan unjuk rasa dalam memperingati hari buruh internasional, yakni dari KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia), dengan titik kumpul di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, dan tujuan aksi di DPRD Kalbar.<br /><br />Sebanyak 2.698 personel tersebut, dari Polda Kalbar sebanyak 552 personel, dan dari 13 polres, serta satu polresta sebanyak 2.146 personel, serta dibantu oleh Kodam XII Tanjungpura sebanyak dua kompi.<br /><br />"Saya juga telah mengintrusikan kepada kapolres-kapolres untuk memfasilitasi para pengunjuk rasa agar berjalan lancar dan aman," katanya.<br /><br />Tugas berharap, aksi unjuk rasa dalam memperingati hari buruh internasional dilakukan secara tertib sehingga tidak ada yang dirugikan.<br /><br />"Yang perlu kami cegah, yakni upaya pemaksaan kehendak, seperti menyetop kendaraan maupun melakukan pembakaran ban," ungkapnya.<br /><br />Kapolda Kalbar mengimbau, kepada pihak perusahaan atau instansi terkait yang akan didatangi oleh pengunjuk rasa untuk menyiapkan pejabat yang menerima para pengunjuk rasa sehingga aspirasi mereka bisa ditampung dan ditindaklanjuti.<br /><br />"Siapapun yang berusaha melakukan tindakan anarkis, kami tidak segan-segan untuk menindaknya," kata Tugas.<br /><br />Hingga saat ini, baru satu kelompok yang mengajukan izin untuk melakukan aksi unjuk rasa damai dalam memperingati hari buruh internasional, yakni dari KSBI Kalbar, dengan koordinator aksi Butje Hukunala dan Idris Sitepu, dengan perkiraan massa sebanyak 500 orang. <strong>(das/ant)</strong></p>