Home / Tak Berkategori

20 Persen Wilayah Kaltim Masih "Blank Spot"

- Jurnalis

Jumat, 2 Maret 2012 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Kalimantan Timur kini diperkirakan 20 persen wilayah yang belum tersambung jaringan telekomunikasi selular (blank spot), sehingga dinas terkait akan membangun menara agar perusahaan telekomunikasi dapat masuk. <p style="text-align: justify;">"Daerah yang masih blank spot ini umumnya berada di kawasan perbatasan negara dan daerah terpencil, seperti di Kabupaten Malinau, Nunukan, dan Kutai Barat," ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, M Jauhar Efendi di Samarinda, Sabtu.<br /><br />Pihaknya semula berharap ada operator telepon selular atau perusahaan telekomunkasi mau membangun menara di kawasan itu, namun perusahaan tidak bersedia karena biaya yang digunakan terlalu tinggi, sedangkan jumlah konsumen di perbatasan tidak sebanding dengan ongkos pembangunannya.<br /><br />Terkait dengan itu, kemudian pemerintah harus bertanggung jawab membangun menara agar komunikasi lancar dan masyarakat melek informasi. Keberadaan menara akan dapat digunakan berbagai perusahaan telekomunikasi yang beroperasi di Kaltim.<br /><br />Untuk tahap awal dalam mengatasi persoalan pembangunan pertelekomunikasian, Pemprov Kaltim pada 2012 memang akan membangun menara di Malinau dulu, yakni satu dari tiga kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu, tepatnya di Kecamatan Long Ampung.<br /><br />Ke depan lanjutnya, pembangunan menara sejenis akan didirikan di dua kabupaten lainnya yang juga terletak di kawasan perbatasan, yakni di Kabupaten Kutai Barat dan Nunukan.<br /><br />Pembangunan tower di perbatasan ini merupakan salah satu cara dalam memecahkan masalah sulitnya komunikasi di pedalaman. Ini juga merupakan bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam membangun kawasan perbatasan dan daerah terpencil agar lebih maju.<br /><br />Ke depan, lanjutnya lagi, keberadaan menara yang akan dilakukan kerjasama dengan operator selular, merupakan rangkaian dari strategi dan perencanaan tata ruang menara Base Transceiver Station (BTS) dengan tujuan mengurangi wilayah yang tidak terjangkau sinyal telekomunikasi.<br /><br />Soal kendala listrik untuk suplai tower tersebut, diharapkan pemerintah kabupaten setempat untuk menyediakannya, sehingga secara tidak langsung juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan perekonomian dan pendidikan.<br /><br />Kebutuhan pembangunan menara ini seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi selular. Apalagi pertumbuhan pemakaian ponsel secara nasional, ternyata di Kaltim nomor dua setelah DKI. Ini berarti pangsa pasar komunikasi di Kaltim sangat bagus.<br /><br />Jika nanti menara sudah terbangun dan ada sejumlah operator selular yang memanfaatkannya dengan sistem sewa, maka keuntungan lainnya juga akan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata Jauhar. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB