2016 Melawi Dapat Kuota 146 GGD

oleh
oleh

Tahun ini Pemerintah Pusat memberikan kuota kepada Pemerintah Kabupaten Melawi Guru Garis Depan (GGD) sebanyak 146 orang. Di Melawi juga menjadi daerah yang menjadi lokasi seleksi, dimana pada seleksi tersebut sudah dilaksanakan pada September 2016 lalu di SMP Negeri 1, SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Nanga Pinoh. <p style="text-align: justify;">"GGD, MoU nya sudah ditandatangani Bupati Melawi bersama Kemebdikbud dan Menpan pada Mei 2016 ini. Proses seleksi sudah dilaksanakan September yang lalu,  Melawi hanya menyediakan tempat untuk seleksi secara online. <br /><br />Pesertanya tidak hanya dari Melawi, tapi juga dari Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, dan Sekadau. Peserta semuanya hanya 46 orang gabungan kabupaten tadi. Dari Melawi hanya sekitar 30 orang," terang Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Melawi saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (14/11).<br /><br />Lebih lanjut Joko menjelaskan, terbatasnya peserta, karena adanya syarat yang harus dipenuhi. Syaratnya, selain sarjana pendidikan. Juga harus memiliki sertifikat pendidik. Mendaftarnya juga online. <br /><br />"Di Melawi, banyak sarjana pendidikan. Namun yang ada syarat tersebut terbatas. Tidak semua sarjana pendidikan mendapatkan itu, hanya orang-orang yang mendapatkan beasiswa ke UNY 10 tahun yang lalu yang ada sertifikat ini sesuai Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen," terangnya. <br /><br />Tahapan penerimaan GGD sendiri, lanjutnya, saat ini sudah sampai tahap verifikasi dan singkronisasi data. <br /><br />"Jadi saat ini menunggu pengumuman hasil test, yang diperkirakan akhir November," ungkapnya.<br /><br />Untuk mengikisi kuota sebanyak 146 ini, kata Joko, kemungkinan juga akan diisi dari kabupaten kota, bahkan provinsi lainnya. Karena melihat jumlah pendaftar dari Melawi sangat minim. <br /><br />"Dari 146 orang guru, ada kemungkinan nantinya untuk menambah kekurangan didatangkan dari lain. Karena seluruh Indonesia kuotanya sekitar 9000 GGD, dan peserta test sekitar 13 ribuan orang," bebernya. <br /><br />Lokasi sekolah yang menjadi usulan di Melawi sendiri, tambah Joko, tentu daerah tertinggal dan khusus, yang kita usulkan ada sekitar 125 sekolah, ini untuk SD dan SMP, semuanya sekolah negeri sesuai syaratnya. <br /><br />"Status GGD yang ditempatkan di Melawi, nantinya bisa membantu mengisi kekosongan yang ada. Saya juga berharap GGD bisa menjadi perekat NKRI dimana seluruh suku yang masuk dalam GGD ditempatkan di seluruh Indonesia," pungkasnya. (KN)</p>