22 Desa Kotim Tidak Memiliki Tenaga Kesehatan

oleh

Sedikitnya 22 dari 179 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah tidak memiliki tenaga kesehata <p style="text-align: justify;">Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi di Sampit, Kamis mengatakan, untuk menutupi kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah desa/kelurahan tersebut pemerintah daerah akan tetap mengajukan formasi perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) meski nantinya Kabupaten Kotawaringin Timur terkena moratorium atau penghentian sementara.<br /><br />Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap pemerintah pusat bisa mengerti dan memahami kondisi yang sedang terjadi di daerah, sebab tenaga kesehatan sangat dibutuhkan mengingat masih adanya desa/kelurahan yang tidak memiliki tenaga kesehatan terutama untuk daerah pelosok.<br /><br />Masyarakat yang tinggal di daerah pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur tentunya juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, untuk itu pemerintah daerah akan berusaha semaksimal mungkin dalam menyediakan tenaga kesehatan.<br /><br />Hingga sekarang pemerintah daerah masih terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan terus mengajukan formasi ke pemerintah pusat.<br /><br />"Untuk tenaga kesehatan kami akui masih kekurangan, untuk itu pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terus berupaya dengan mengajukan formasi meski 2011 ini tidak ada perekrutan CPNS," katanya.<br /><br />Ia berharap pihak pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali wacana moratorium CPNS terutama untuk tenaga kesehatan dengan cara melihat keseimbangan jumlah penduduk dan tenaga kesehatan yang masih minim.<br /><br />Apabila upaya untuk memperjuangkan formasi kesehatan tidak membuahkan hasil, maka pemerintah daerah akan mengambil jalan lain dengan merekrut tenaga kontrak untuk menutupi kekurangan tersebut.<br /><br />Supian Hadi juga mengaku bingung karena masih banyak tenaga kesehatan asal Kotawaringin Timur yang meminta pindah tugas ke daerah lain, meski statusnya sendiri masih CPNS.<br /><br />"Setiap bulan ada saja yang mengajukan permohonan pindah tugas untuk ditandatangani, ada yang ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar) dan lainnya dengan alasan yang bermacam-macam, kalau alasan untuk ikut suami kami pikir masih masuk akal, namun apabila alasan yang lain kami tidak bisa menyetujui sehingga terpaksa banyak yang tidak diizinkan," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>