23 PTN/PTS Se-Jatim Siapkan Mata Kuliah Koperasi

oleh

Sebanyak 23 PTN/PTS se-Jawa Timur menyiapkan modul mata kuliah koperasi untuk diajarkan kepada para mahasiswa mulai tahun ajaran 2012. <p style="text-align: justify;">Sebanyak 23 PTN/PTS se-Jawa Timur menyiapkan modul mata kuliah koperasi untuk diajarkan kepada para mahasiswa mulai tahun ajaran 2012.<br /><br />"Pemerintah mewajibkan pembelajaran kewirausahaan, tapi kewirausahaan itu sangat kapitalis, karena itu akan kita masukkan mata kuliah koperasi," kata Rektor Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya Ulul Albab di Surabaya, Jumat.<br /><br />Koordinator PTN/PTS se-Jatim untuk modul koperasi itu mengemukakan hal tersebut di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman antara Dekopin Jatim, Dinas Koperasi dan UKM, serta PTN/PTS se-Jatim.<br /><br />Dalam kegiatan yang juga dihadiri mantan Ketua Umum Dekopin Pusat Prof Dr Sri Edi Swasono dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Fattah Yasin, ia menjelaskan modul itu disepakati pemerintah, koperasi (birokrasi), dan akademisi.<br /><br />"Kami sepakat, karena koperasi itulan yang dapat menyelesaikan masalah pengangguran dan kewirausahaan tanpa persaingan seperti dalam sistem kapitalis, namun penyelesaian melalui kerja sama dan gotong royong ala koperasi," katanya.<br /><br />Menurut dia, kesepakatan yang terjalin antara ketiga pihak (pemerintah, koperasi, dan akademisi atau PKA) ada tiga program yakni penyusunan kurikulum bersama oleh KPA.<br /><br />"Secara nasional, kewirausahaan itu sudah menjadi kewajiban, karena itu modul mata kuliah koperasi akan kami masukkan di dalamnya mulai tahun ajaran 2012. Kami akan mengawinkan kewirausahaan-koperasi dalam 2 SKS atau 3 SKS," katanya.<br /><br />Bahkan, ia menargetkan modul yang mengawinkan kewirausahaan-koperasi itu bisa dipakai sebagai modul secara nasional.<br /><br />"Program kedua adalah magang mahasiswa ke koperasi di bawah naungan Dekopin, lalu program ketiga adalah kerja sama dengan dunia usaha untuk membuat jaringan pengembangan produk usaha dari koperasi," katanya.<br /><br />Ke-23 PTN/PTS yang menjalin kesepakatan adalah Unitomo, Untag, STIESA, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Unesa, Politeknik ITS Surabaya, IAIN Sunan Ampel Surabaya, STIE Perbanas, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Universitas Ronggolawe Tuban.<br /><br />Selain itu, Unsuri, Undar Lamongan, STIKOM Surabaya, Universitas Tulungagung, STKIP Jombang, Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto, UWKS, UIN Malang, Universitas Madura, Unmber Madiun, Universitas Yos Sudarso Surabaya, dan UPN Veteran Jatim.<br /><br />Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Umum Dekopin Pusat Prof Dr Sri Edi Swasono yang juga Guru Besar FE UI menegaskan bahwa inti koperasi adalah kerja sama atau gotong royong, sedangkan inti dari ekonomi kapitalis atau neo-liberal adalah persaingan, sehingga kemakmuran hanya milik pemenang persaingan.<br /><br />"Koperasi merupakan sistem ekonomi yang menjamin kemakmuran bersama antara pengusaha besar dan kecil untuk kesejahteraan semuanya, sedangkan kapitalis atau neo-liberal merupakan sistem ekonomi yang menjamin kemakmuran pengusaha besar atau pemenang persaingan, sedangkan pengusaha kecil atau rakyat hanya menjadi penonton," katanya.(Eka/Ant)</p>