Home / Tak Berkategori

23 Ribu Calon TKI Test Untuk Ke Korsel

- Jurnalis

Minggu, 12 Desember 2010 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 23.000 calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan bekerja ke Korea Selatan mengikuti tes "Employment Permit System" (EPS) yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia, sebagai upaya untuk memperoleh tenaga kerja unggulan. <p style="text-align: justify;">"Mereka akan memperebutkan 6.000 lowongan pekerjaan di sektor manufaktur dan konstruksi," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh. Jumhur Hidayat, di Jakarta, Minggu (12/12/2010).<br /><br />Seluruh peserta tersebut mengikuti tes di Universitas Pancasila (Jakarta), Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin Bandung), Universitas Negeri Surakarta (UNS), Universitas Islam Malang (Unisma, Malang) dan Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat.<br /><br />Jumhur mengatakan, untuk tes EPS di Universitas Pancasila diikuti oleh 6.941 peserta, dengan 6.297 pria dan 644 wanita, di Ikopin Bandung diikuti 4.734 peserta yang terdiri dari 4.275 pria dan 459 wanita.<br /><br />Di UNS Solo diikuti oleh 9.006 peserta dengan 8.277 pria dan 779 wanita, Unisma Malang ada 2.347 peserta yang terdiri dari 2.000 pria dan 281 wanita, di Unram tes EPS ini diikuti 806 peserta yang terdiri dari 775 pria dan 31 wanita.<br /><br />Menurutnya, dibandingkan tahun 2009 lalu jumlah peserta tes calon TKI Korea pada tahun ini mengalami penurunan, pada 2009 lalu jumlah peserta tes sekitar 30.000 peserta, sementara pada tahun ini hanya ada sekitar 23.000 peserta.<br /><br />Ia menduga penurunan minat peserta tes calon TKI Korea ini terkait dengan terbatasnya sektor lapangan kerja yang ditawarkan dalam penempatan TKI program kerjasama antar pemerintah atau "Goverment to Goverment" atau G to G antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan.<br /><br />"Pada 2009 lalu ada lima sektor lapangan kerja yang ditawarkan, meliputi manufactur, construction, agricultur, fishing dan service. Sementara pada 2010 ini hanya ada dua sektor lapangan kerja yang ditawarkan, yaitu manufaktur dan construksi," kata Jumhur.<br /><br />Jumhur menambahkan, sebenarnya pada tahun ini ada tiga sektor kerja yang ditawarkan pemerintah Korea, yaitu manufaktur, konstruksi, dan perikanan tetapi tes untuk sektor perikanan sudah dilakukan pada September lalu.<br /><br />"Tes EPS calon TKI Korea sektor perikanan pada 2009 lalu diikuti oleh 2.226 peserta, hasilnya 1.783 peserta dinyatakan lulus dan terkirim, tiga peserta diantaranya telah diberangkatkan ke Korea," katanya.<br /><br />Jumhur mengatakan, jumlah keseluruhan peserta tes EPS Korea pada tahun ini mencapai 26.060 orang, dengan tiga sektor kerja industri. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB