29 Ribu KTP Elektronik Sintang Belum Tercetak

oleh

Sebanyak 29 ribu lebih kartu tanda penduduk elektronik Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, belum tercetak, kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Sintang, Syarif Muhammad Taufik. <p style="text-align: justify;">"Rata-rata KTP Elektronik yang belum tercetak, pemiliknya sudah melakukan perekaman antara dua sampai enam bulan yang lalu, bahkan ada yang sudah merekam setahun yang lalu," katanya di Sintang, Jumat.<br /><br />Syarif mengungkapkan dari 271.179 wajib KTP Elektronik baru 215 ribu orang yang sudah melaksanakan perekaman, sedangkan dari 215 ribu orang yang sudah merekam tersebut baru 186 ribu orang yang KTP Elektroniknya sudah tercetak.<br /><br />Ia mengatakan rencananya pencetakan KTP Elektronik akan diserahkan ke daerah kabupaten/kota mulai awal November. "Pada Rakernas Catatan Sipil di Jakarta September lalu dijelaskan penyerahan kewenangan pencetakan KTP Elektronik sekaligus penyerahan kepingan KTP elektronik, awal November," ungkapnya.<br /><br />Dengan penyerahan kewenangan pencetakan KTP Elektronik di daerah itu, ia mengharapkan ribuan KTP yang belum tercetak bisa segera dicetak dan proses pencetakan bisa lebih cepat. Jika pencetakan KTP Elektronik di pusat maka tercepat KTP baru sekitar dua bulan.<br /><br />"Tapi dengan cetak di daerah, saya yakin dalam dua minggu KTP Elektronik sudah tercetak," katanya.<br /><br />Ia mengatakan untuk kepingan KTP Elektronik masih dari pemerintah pusat. Sistemnya juga tidak lepas dari pengendalian pemerintah pusat.<br /><br />Data penduduk yang sudah melakukan perekaman dikirim ke data center, kemudian data tersebut diverifikasi dahulu oleh Kementerian Dalam Negeri. Baru setelah itu dikirim kembali ke Disdukcapil untuk dicetak.<br /><br />Disdukcapil Sintang sudah menyiapkan dua tenaga pencetak KTP Elektronik. Selain tenaga teknis ini, Disdukcapil juga sudah menyiapkan tiga alat cetak KTP Elektronik.<br /><br />Syarif meminta masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik segera untuk melakukan perekaman, karena sebentar lagi cetak KTP Elektronik akan dilaksanakan di daerah.<br /><br />"Padahal wajib KTP bertambah setiap hari, baik yang lama maupun yang baru," katanya. Kini, pihaknya masih menunggu hasil pencetakan KTP elektronik yang belum tercetak.<br /><br />"Kami minta Mendagri mempercepat pencetakan KTP elektronik ini agar masyarakat yang telah melakukan perekaman dapat segera memiliki KTP elektronik tersebut," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>