Home / Tak Berkategori

3.722 Siswa Smp Kalbar Tidak Lulus UN

- Jurnalis

Minggu, 5 Juni 2011 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 3.722 siswa atau 6,15 persen dari 60.518 peserta ujian nasional tingkat SMP/sederajat tahun ajaran 2010/2011 di Provinsi Kalimantan Barat dinyatakan tidak lulus. <p style="text-align: justify;">"Kalau dipersentase tingkat kelulusan SMP/sederajat tahun ini 93,85 persen atau sebanyak 56.796 siswa lulus UN dari jumlah peserta 60.518 siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar Alexius Akim di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Ia menjelaskan, jumlah SMP/sederajat yang menyelanggarakan UN yakni sekitar 1.141 sekolah, dari jumlah itu dua sekolah dengan tingkat kelulusan nol persen, yakni keduanya SD-SMP satu atap di Kabupaten Ketapang, SMPN-4 dengan jumlah peserta dua orang, dan satu SMP lainnya dengan jumlah peserta 4 orang.<br /><br />Data Diknas Kalbar, mencatat jumlah sekolah dengan tingkat kelulusan 0 hingga 20 persen sebanyak 4 sekolah, 20 – 50 persen sebanyak 39 sekolah, 50 – 75 persen sebanyak 78 sekolah, 75 – 99,99 persen sebanyak 324 sekolah dan lulus 100 persen sebanyak 694 sekolah.<br /><br />"Rata-rata jumlah peserta UN SMP/sederajat yang pesertanya banyak tidak lulus yakni SD-SMP satu atap yang berada didaerah terisolir dan perbatasan Kalbar," kata Akim.<br /><br />Akim menjelaskan, tingkat kelulusan UN SMP/sederajat tertinggi di Kabupaten Sekadau 99,85 persen atau sebanyak 2.589 siswa dan terendah di Kabupaten Kayong Utara sebesar 23,30 persen atau sebanyak 301 siswa.<br /><br />Sementara untuk jumlah siswa tidak lulus terbesar di Kabupaten Sambas sebanyak 1.124 siswa dan terkecil di Kabupaten Sekadau sebanyak 4 siswa, katanya.<br /><br />Untuk jumlah rata-rata UN SMP/sederajat tertinggi di Kota Pontianak, yakni 29,20, sementara jumlah rata-rata terendah di kabupaten Kayong Utara sebesar 23,99. Rata-rata mata pelajaran Bahasa Indonesia tertinggi di Kota Pontianak 7,18, terendah di Kayong Utara 6,30.<br /><br />Rata-rata mata pelajaran Bahasa Inggris tertinggi di Kota Pontianak 7,83, terendah di Kabupaten Sambas 6,30, untuk rata-rata Matematika tertinggi di Kota Pontianak 7,22, terendah di Sambas 5,58. Dan rata-rata mata pelajaran IPA tertinggi di Kabupaten Sanggau 7,01 dan terendah di Kabupaten Kayong Utara 6,02.<br /><br />Akim mengimbau bagi siswa SMP/sederajat yang tidak lulus sebaiknya mengulang saja, kalaupun tidak mengulang bisa mengikuti ujian paket B. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru