32 Klub Siap Ramaikan Bupati Landak Cup

oleh

Sebanyak 32 klub di Kabupaten Landak siap meramaikan turnamen Bupati Cup VII di Darit Menyuke, mulai 3 November 2011. <p style="text-align: justify;">"Pengkab PSSI Landak bersama panitia penyelenggara menggelar pertemuan teknis yang digelar di aula Kantor Camat Menyuke. Dari hasil itu, terdapat 32 kesebelasan yang siap bertanding di ajang Bupati Cup tersebut. Dari 32 tim itu dibagi lagi menjadi 8 Pool," kata Sekretaris Umum Pengkab PSSI Landak, Berlin Sondang Siahaan di Ngabang, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, kuota kesebelasan yang akan mengikuti open turnamen ini memang sudah ditetapkan sebanyak 32 kesebelasan. Sebab jadwal pertandingan sendiri sudah dibuat.<br /><br />Dari 32 tim tersebut, Kecamatan Ngabang mengirimkan 6 tim, Kecamatan Sengah Temila 5 tim, Kecamatan Menyuke 6 tim, Kecamatan Mempawah Hulu 2 tim, Kecamatan Kuala Behe 1 tim, Kecamatan Meranti 2 tim, Kecamatan Sompak 2 tim.<br /><br />Kemudian Kecamatan Air Besar 2 tim, Kecamatan Banyuke Hulu 3 tim, Kecamatan Menjalin 1 tim dan Kecamatan Jelimpo 1 tim. Sedangkan untuk Kecamatan Sebangki dan Mandor, sampai kegiatan Tekknical Meeting berakhir, tidak ada mengirimkan timnya.<br /><br />Ia mengungkapna, turnamen sepakbola Bupati Cup VII ini memang diselenggarakan secara open. Artinya, para pemain tidak hanya dari Landak saja, tapi dari Kabupaten/Kota lain boleh mengikutinya.<br /><br />"Tapi dengan catatan, pemain yang berasal dari luar Landak tidak boleh membawa nama Kabupaten/Kotanya. Pemain tersebut harus bergabung dengan tim yang ada di Landak," tegas Berlin.<br /><br />Ia menambahkan, untuk sistim pertandingan, pada babak pertama akan dilakukan setengah kompetisi pada babak pertama. Sedangkan pada babak ke dua, tiga, empat dan lima menggunakan sistim gugur.<br /><br />Sementara itu, ketua panitia penyelenggara, Sumadi Madot berjanji bahwa keamanan selama berlangsungnya Bupati Cup ini bisa terjamin.<br /><br />"Kita tetap menjamin keamanan selama berlangsungnya Bupati Cup ini. Saya sebagai ketua panitia tetap akan bertanggungjawab dalam bentuk apapun, selain menjamin keamanan. Inilah bentuk tanggungjawab moral dari kami di Menyuke," tandas Sumadi Madot. <strong>(phs/Ant)</strong></p>