Empat instansi di Kabupaten Sintang menggelar operasi gabungan di simpang tugu karet dalam upaya mewujudkan kepatuhan berlalu lintas, baik dari sisi kelengkapan fisik, surat menyurat kendaraan hingga ketaatan membayar pajak. <p style="text-align: justify;">Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (8/6) lalu melibatkan Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Dispenda Kalbar di Sintang, Jasa Raharja, Polres Sintang dan Dinas Pehubungan Kabupaten Sintang itu berhasil menjaring beberapa pengendara.<br /><br />“Samsat keliling juga kami siapkan untuk pemilik kendaraan yang akan membayar pajak maupun yang kedapatan belum membayar pajak kendaraannya,” kata Mawardi, kepala UPPD Sintang pada kalimantan-news, Jum`at (10/06/2011)<br /><br />Ia mengatakan bagi kendataan yang surat menyuratnya tidak lengkap, maka akan ditilang oleh polisi yang ikut dalam operasi.<br /><br />“Kalau masa pajaknya telah berakhir, sudah ada layanan samsat keliling dilokasi untuk mereka melunasinya,” jelasnya.<br /><br />Ia mengatakan operasi itu bukan hanya untuk memberi efek jera, namun lebih jauh adalah sebagai edukasi ke masyarakat tentang pentingnya memenuhi kewajiban sebagai pemilik kendaraan bermotor.<br /><br />“Agar pemilik kendaraan taat membayar pajak dan taat pada semua aturan lalu lintas yang telah ditetapkan pemerintah,” ucapnya.<br /><br />Menurutnya, apa yang dilakukan hari itu adalah sebagai bagian dari upaya untuk memberikan pelayanan prima ke masyarakat.<br /><br />Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pihak Jasa Raharja juga ikut untuk memberikan informasi ke masyarakat mengenai sumbangan wajib pemilik kendaraan yang akan digunakan sebagai dana santunan jika terjadi kecelakaan di jalan raya.<br /><br />“Wajib pajak berhak mengetahui selain pajak kendaraan juga ada sumbangan wajib untuk asuransi yang telah diatur negara,” tukasnya sembari mengatakan kegiatan gabungan seperti itu akan terus dilaksanakan dalam upaya mewujudkan kepatuhan pemilik dan pengguna kendaraan bermotor di Sintang.<br /><br />Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satlantas Polres Sintang, Iptu Saydani Riyadi mengatakan operasi gabungan yang dilakukan masih dalam rangka Operasi Simpatik Kapuas 2011 menjelang HUT Bhayangkara ke 65.<br /><br />“Ini untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna kendaraan dijalan raya dalam upaya kita menekan angka kecelakaan, makanya kelengkapan fisik berikut surat menyurat kendaraan,” tukasnya.<br /><br />Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang melalui Kasi Lalu Lintas, Rizal Novriyandri mengatakan dalam razia kali itu yang mereka lakukan adalah memeriksa kelengkapan administrasi perizinan kendaraan yang difungsikan sebagai taksi. <br /><br />“Sebab selama ini banyak kendaraan pribadi yang dialihfungsikan pemiliknya untuk mengangkut penumpang dari dan ke Kota Sintang,” kata dia.<br /><br />Menurutnya, keberadaan taksi gelap ini mulai menjamur sehingga pemeriksaan perlu dilakukan.<br /><br />“Harapan kita kedepan ada ketertiban terhadap keberadaan taksi gelap,” tukasnya.<strong> (phs)</strong></p>














