40 Kerangka Tentara Jepang Di Kremasi

oleh

Sedikitnya 40-an kerangka tentara Jepang korban perang dunia II, Sabtu, dikremasi berlokasi di area halaman Goa Jepang, kampung Sumberker distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua. <p style="text-align: justify;">Sedikitnya 40-an kerangka tentara Jepang korban perang dunia II, Sabtu, dikremasi berlokasi di area halaman Goa Jepang, kampung Sumberker distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua.<br /><br />Prosesi kremasi puluhan kerangka tentara Jepang korban perang dunia II di Biak disaksikan perwakilan pemerintah dan keluarga para eks serdadu negeri Sakura, di antaranya Nishikubo Manabu, Yamagishi Kazushi, Iwabuchi Nobuteru, Okubo Harua, Tanaka Sachio, Sakamoto Yoshiko, Chida Kazuki, Yazusima Takashi, Yasukawa Takashi serta Ikuyo Sato Saputro.<br /><br />Sedangkan delegasi pemerintah Indonesia diwakili Heru Matador dari kementerian dalam negeri serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat kabupaten Biak Numfor Abdul Manan.<br /><br />Kegiatan pengambilan kerangka tulang belulang tentara Jepang di tanah Papua merupakan tindak lanjut program kerja sama antara pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah Jepang dalam rangka menghormati jasad tentara Jepang korban perang dunia II di era 1942-an.<br /><br />Beberapa warga di sekitar lokasi goa Jepang kampung Sumberker tampak menyaksikan langsung prosesi kremasi eks serdadu Jepang korban perang dunia II.<br /><br />"Pemerintah Jepang sangat menghargai jasa eks tentara Jepang yang gugur di tanah Papua pada perang dunia II ketika melawan tentara Sekutu AS. Meski hanya berupa kerangka dilakukan kremasi untuk dibawa pulang ke negara mereka," ungkap mansari, warga Biak.<br /><br />Pihak pemerintah Republik Indonesia dijadwalkan secara resmi Senin 14 Maret akan menyerahkan kremasi abu eks tentara Jepang korban perang dunia II bertempat di lokasi monumen perang dunia dua bertempat di kampung Parai/Anggraidi distrik Biak Kota. (Eka/Ant)</p>