400 Warga Sintang Rapid Test, Berikut Hasilnya…

oleh
Silaturahmi penanganan Covid-19 dengan para tokoh di Pendopo Bupati Sintang,, Kamis (16/4/2020)

SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan penanganan dan pencegahan virus Corona atau Covid-19 dengan terus mendata Orang dalam Pemantauan (ODP) serta melakukan Rapid Test Covid-19 pada masyarakat Kabupaten Sintang .

Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menggelar silaturahmi dengan para tokoh di Pendopo Bupati, Kamis (16/4/2020).

“Kami sudah melakukan rapid test covid-19 kepada 400 orang. Hasilnya negatif semua. Dan alat rapid test kita saat ini tinggal 200 lagi,” ungkap Bupati Jarot.

Di Kalbar, ungkap Jarot, totalnya ada 21 terkonfirmasi positif Covid-19. 3 di antaranya meninggal dan 6 sembuh. Sisanya masih dirawat. Sementara data Kabupaten Sintang per Rabu (15/4/2020), yang melapor 3.089 orang. 75 orang berstatus ODP, PDP dan terkonfirmasi 0,.

Menurut Bupati Jarot, Presiden sudah menetapkan Covid-19 sebagai bencana sosial. Seluruh provinsi sudah terdapat kasus COVID-19. “Pulau Jawa sudah zona merah semua. Kalau ada kasus PDP di suatu jalan atau kompleks di Kabupaten Sintang, saya akan menerapkan kebijakan lockdown parsial,” tegasnya.

Selain itu, Jarot mengaui bahwa dampak ekonomi akibat COVID-19 di Sintang juga mulai terasa. Sudah banyak tempat usaha yang mengurangi karyawannya. “Karyawan yang dirumahkan ini boleh mendapatkan bantuan dari pemerintah. Warung kopi masih bisa sampai jam 9 malam dengan mengurangi jumlah kursi dan meja,” ucapnya.

Bupati Sintang juga menyampaikan 13 kebijakan Pemkab Sintang dalam mengatasi penyebaran COVID-19. Di antaranya, merasionalisasi APBD 2020, memberikan diskon 20 persen tarif PDAM, keringan pajak dan retribusi bagi pelaku usaha, melaksanakan operasi pasar, memberikan keringanan sewa lapak sebesar 50 persen selama 3 bulan dan kebijakan lainnya. (*)