44 Sekolah Kotim Periksa Kelengkapan Soal UN

oleh

Sedikitnya 44 sekolah SMA/SMK sederajat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memeriksa kelengkapan soal Ujian Nasional (UN). <p style="text-align: justify;">"Pemeriksaan soal UN kemi serahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, namun dalam pelaksanaannya mereka di dampingi oleh pihak Dinas Pendidikan (Disdik) dan diawasi oleh pihak aparat kepolisian," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, Muhammad Yusuf melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen), Ahmad Syaifudi di Sampit, Jumat.<br /><br />Keamanan soal dipastikan tertap terjaga karena saat pemeriksaan tidak membuka segel soal UN, yang diperiksa hanya jumlah mata pelajarannya saja.<br /><br />Pemeriksaan sendiri dilakukan untuk memastikan jumlah soal tersebut sesuai dengan jumlah siswa peserta UN di masing-masing sekolah.<br /><br />Tujuan dari pemeriksaan soal itu sendiri adalah untuk mempermudah pelaksanaan UN dan apabila terjadi kekurangan atau kekeliruan dapat diketahui sejak dini, atau sebelum UN dilaksanakan.<br /><br />Dengan adanya pemeriksaan tersebut jika terjadi kekurangan soal maka dapat dengan segera dilaporkan ke pihak Disdik provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk dilakukan penambahan.<br /><br />Menurut Syaifudi, soal UN untuk sementara di simpan di Disdik kabupaten Kotim dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.<br /><br />Selain dijaga ketat, gudang penyimpanan soal UN juga tutup rapat dengan menggunakan tiga kunci masing-masing dipegang oleh piahk Disdik, aparat kepolisian dan pihak tim pelaksanaan UN Kabupaten Kotim.<br /><br />“Untuk pendistribusian soal UN akan kami lakukan pada Sabtu (13/4) dan pengiriman diprioritas untuk sekolah di daerah pedalaman dengan pengawalan ketat pihak aparat kepolisian, “ katanya.<br /><br />Soal UN nantinya akan di titipkan di Kantor Polisi Sektor (Polsek), selanjutnya pihak sekolah yang mengabil ke Polsek terdekat.<br /><br />Pengiriman soal UN nantinya akan dibagi menjadi dua zona yakni wilayah Utara dan selatan, untuk wilayah utara Kabupaten Kotim, seperti Kecamatan Mentaya Hulu, Antang Kalang dan Kecamatan Parenggean akan dipusatkan di Kecamatan Parenggean.<br /><br />Sedangkan untuk wilaya selatan Kabupaten Kotim, seperti Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit soal UN akan dipusatkan Kecamatan Mentaya Hilir selatan, tepatnya di Polsek Samuda.<br /><br />Khusus untuk wilayah barat nantinya soal UN akan dikirim langsung oleh tim yang telah dibentuk oleh Disdik.<br /><br />Pelaksanaan UN tingkat SMA/MA dan SMK akan digelar serentak pada Senin (15/4) di 44 sekolah yang ada di Kabupaten Kotim dan akan diikuti oleh 3.471 peserta, teridir dari SMA/MA 2.183 peserta dan SMK 1.288 peserta.<br /><br />Jumlah peserta Un di Kabupaten Kotim mengalami peningkatan sebanyak 1.066 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2.406 peserta. Meski mengalami jumlah peserta Disdik menargetkan hasil UN 2013 lebih baik dari 2012.<br /><br />“Teknis pelaksanaan UN 2013 berbeda dengan tahun sebelumnya, jika pada UN 2012 lalu hanya terdapat lima paket soal, tahun 2013 rencananya akan ada sebanyak 20 paket soal,” terangnya.<br /><br />Setiap ruangan hanya ada 20 peserta UN dengan 20 soal yang berbeda dan lebih rumit lagi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.<br /><br />Dalam pelaksanaan UN 2013 juga tidak ada isitilah ujian ulang, jadi bagi siswa yang nantinya dinyatakan tidak lulus maka harus mengulang lagi selama satu tahun.<br /><br />Bagi siswa yang tidak lulus juga tidak dibenarkan lagi menempuh jalur ujian paket C untuk mendapatkan ijazah, malainkan harus mengulang satu tahun. <strong>(das/ant)</strong></p>