5 Desa Informasi Kalbar Segera Diresmikan

oleh

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kalimantan Barat, Ruslizan Arief mengatakan provinsi tersebut mendapatkan jatah lima Desa Informasi yang akan segera diresmikan bersama 10 Desa Informasinya di seluruh Indonesia. <p style="text-align: justify;">"Desa informasi itu akan diresmikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Tifatul Sembiring dan difokuskan di Bengkayang, antara tanggal 10 hingga 15 Desember," kata Ruslizan Arief, Rabu (01/12/2010).<br /><br />Lima titik Desa Informasi di Kalbar yakni di Kabupaten Sambas (Paloh), Bengkayang (Jagoi Babang), Sanggau (Entikong), Sintang (Senaning) dan Kapuas Hulu (Nanga Badau).<br /><br />"Hasil rapat sementara yang kita lakukan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI beberapa waktu lalu berbagai hal sudah kita persiapkan untuk proses peresmian, hanya saja kepastian tanggalnya masih belum tahu mengingat peresmian itu akan dilakukan langsung oleh Menteri," jelas Arief.<br /><br />Dia memaparkan sebetulnya Diskominfo Kalbar berharap peresmian tersebut bisa dipusatkan di Kapuas Hulu dengan pertimbangan di sana sangat jarang didatangi oleh pejabat pusat.<br /><br />Selain itu dengan digelarnya kegiatan peresmian di sana maka pemerintah pusat bisa melihat langsung bagaimana perkembangan pembangunan di sana, agar ke depan bisa lebih mendapat perhatian dari pemerintah pusat.<br /><br />"Namun semua tergantung dari hasil rapat akhir nanti, kalaupun usulan kita itu disetujui, tentu akan lebih baik lagi," kata Arief.<br /><br />Lebih jauh dia mengatakan Desa Informasi merupakan penyempurnaan dari program Desa berdering di mana untuk Kalbar ada 283 lokasi desa berdering tersebar di seluruh desa di lima Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia.<br /><br />Dia menambahkan dengan adanya fasilitas informasi yang lengkap di desa informasi tersebut bisa dipastikan dapat meningkatkan lima persen laju perekonomian di daerah itu.<br /><br />"Karena fasilitas yang dimiliki Desa Informasi yang terdiri dari layanan jasa telepon berbasis Fixed Wireless Telephone (FWT), internet, radio komunitas, dan televisi berlangganan," kata Arief.<strong> (phs/Ant)</strong></p>