Dari 13 paket proyek pengadaan barang dan jasa sebanyak 5 paket diantaranya pada Dinas Pendidikan Pemuda da Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kapuas Hulu terpaksa ditender ulang, pasalnya dari 5 (lima) paket tersebut tidak satupun perusahaan yang memasukan penawaran. <p style="text-align: justify;">Pernyataan ini dikemukakan oleh Tony selaku Sekretaris Panitia Lelang pada Disdikpora Kapuas Hulu, kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Selasa (13/03/2012). <br /><br />“Tidak ada alasan lain, terkait 5 paket yang akan ditender ulang, dari waktu yang ditentukan tidak ada satu perusahaanpun yang memasukan penawaran, jadi terpaksa Kita tender ulang,” jelasnya. <br /><br />Dijelaskannya bahwa jumlah anggaran dari 13 paket tersebut kurang lebih 12 sampai 13 miliyar rupiah, sementara dari 5 paket yang akan ditender ulang teranggarkan sekitar 2 milyar lebih. sementara itu kelima paket tersebut yaitu pengadaan peralatan laboratorium Matemetika SMP, peralatan olahraga SD, peralatan laboratorium IPS SMP, Alat Olahraga SMP, Pengadaan buku perpustakaan SMP.<br /> <br />Sementara itu dikatakan Toni bahwa untuk jadwal pembukaan tender hingga saat ini belum ditentukan kapan, mudah-mudahan saat tender ulang nanti ada yang masukan tawaran. sedangkan untuk peryaratan utama mengikuti lelang yaitu perusahaan harus memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU). <br /><br />Khusus perusahaan yang pernah gagal dalam melaksanakan pkerjaan proyek, maka pihaknya tidak akan menerima dan tidak memberikan kesempatan bagi perusahaan tersebut. <br /><br />“Perusahaan yang gagal atau tidak bisa melaksanakan pekerjaanya maka tidak akan diberi kesempatan lagi selama 2 Tahun, dan perlu digaris bawahi yang Kita tidak beri kesempatan bukan orangnya tetapi perusahaannya. “ cetus Toni. <strong>(phs)</strong></p>















