50 Mahasiswa Kaltim Belajar Di Rusia

oleh

Sebanyak 50 mahasiswa asal Kalimantan Timur yang mendapat beasiswa dari program Beasiswa Kaltim Cemerlang untuk melanjutkan kuliah di jurusan khusus perkeretaapian, di Rusia kini sedang mengikuti proses perkualiahan. <p style="text-align: justify;">"Tiga perguruan tinggi yang menjadi tempat 50 mahasiswa Kaltim memperdalam ilmu perkeretaapian itu adalah Moscow State University, St Petersburg Railroad University, dan Rostov State Transport University," ujar Kabid Pembinaan SMK dan Perguruan Tinggi Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Basmen Nainggolan di Samarinda, Senin.<br /><br />Ia mengatakan para mahasiswa yang telah meninggalkan Indonesia menuju Rusia pada 28 September itu, masing-masing mendapat kuota dana beasiswa sebesar Rp146 juta per tahun. Dana itu antara lain digunakan untuk keperluan perkuliahaan, akomodasi, konsumsi dan asuransi.<br /><br />Mereka akan belajar di negara dengan julukan Tirai Besi itu selama lima tahun. Selama waktu tersebut, diharapkan mereka mendapat pengetahuan tentang perkerataapian, sehingga kelak mampu mengelola kereta api yang akan dioperasikan di Kaltim.<br /><br />Sebelum para mahasiswa itu belajar di tiga universtas di Rusia, kata dia, mereka telah memperdalam bahasa dan budaya Rusia di Universitas 17 Agustus Samarinda. Sedangkan tutor untuk yang membina mereka langsung didatangkan dari Rusia.<br /><br />"Sekembalinya ke tanah, air para mahasiswa diharapkan mahir da menguasai ilmu yang dipelajarinya, tentu mereka sudah siap bekerja di perusahaan kereta api di Kaltim yang akan mulai dibangun, kemudian lima tahun mendatang diperkirakan pembangunannya selesai dan bisa operisonal.<br /><br />Menurut dia ke-50 mahasiswa tersebut merupakan hasil seleksi putra putri dari kabupaten dan kota di Kaltim, yakni dari Samarinda terdapat 25 orang, Balikpapan enam orang, dan dari Tarakan tiga orang.<br /><br />Selain itu dari Bontang tujuh orang, Kutai Timur lima orang, Kabupaten Paser dua orang, dari Penajam Paser Utara satu orang, dan dari Kutai Barat satu orang.<br /><br />50 mahasiswa tersebut dikirim belajar di Rusia seiring adanya investor dari negara itu yang berinvestasi sekitar Rp24 triliun untuk membangun jaringan rel kereta api di Kaltim, yakni oleh PT Kereta Api Borneo (KAB).<br /><br />PT KAB merupakan perwakilan PT Russian Railways di Kaltim, sebuah perusahaan asal Rusia yang akan membangun jaringan rel kereta api di Kaltim sepanjang 203 kilometer, mulai Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara, hingga Kota Balikpapan. (das/ant)</p>