51 Anggota Panwaslu Kecamatan Di Kotim Dilantik

oleh

Sebanyak 51 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dilantik secara bersamaan di Aula Balai Pelatihan Guru di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Setelah pengambilan sumpah janji, anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan langsung mengikuti bimbingan teknis selama dua hari, selanjutnya mereka langsung bertugas di lapangan," ujar Ketua Panwaslu Kotim, Eka Sazli di Sampit, Kamis.</p> <p style="text-align: justify;">Para anggota Panwaslu Kecamatan tersebut akan bertugas di 17 kecamatan yang tersebar di seluruh Kotim. Setiap kecamatan akan ditempatkan tiga orang anggota Panwaslu Kecamatan yang honornya dibiayai pemerintah pusat.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk bertugas di lapangan nanti, masing-masing Panwaslu Kecamatan akan dibantu Pengawasi Pemilu Lapangan yang akan direkrut kemudian. Pengawasan lapangan akan dikoordinasikan secara berjenjang hingga ke Bawaslu pusat.</p> <p style="text-align: justify;">"Mari kita bekerja secara profesional untuk menyukseskan Pemilu Legislatif 2014 nanti. Kami berharap para anggota Panwas Kecamatan menyimak betul-betul bimbingan teknis sebagai bekal menjalankan tugas di lapangan," ucap Eka Sazli.</p> <p style="text-align: justify;">Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalteng, Theopilus Y Anggen ikut hadir pada pelantikan tersebut. Dia meminta semua pengawas pemilu tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan pengawas lapangan bekerja secara profesional.</p> <p style="text-align: justify;">"Ini pelantikan Panwas Kecamatan yang pertama di Kalteng. Saya meminta semua bekerja secara profesional, jangan ditunggangi oleh kepentingan kelompok manapun supaya bisa menghasilkan pemilu yang berkualitas sehingga bisa memilih DPRD yang terbaik," kata Theopilus.</p> <p style="text-align: justify;">Dia mengaku pembentukan Panwaslu Kecamatan memang terlambat dari jadwal yang ditetapkan karena kendala berbagai faktor, khususnya anggaran. Seharusnya, Panwaslu Kecamatan sudah dibentuk sebulan sebelum tahapan pemilu digelar.</p> <p style="text-align: justify;">Meski begitu, dia berharap masalah ini tidak dijadikan alasan oleh anggota Panwaslu Kecamatan dalam melaksanakan pengawasan secara maksimal di lapangan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>