6.300 Kue Tradisional Semarakkan HUT Singkawang

oleh

Sebanyak 6.300 kue tradisional akan disediakan Pemerintah Kota Singkawang dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kota tersebut yang ke-14. <p style="text-align: justify;">"Jadi, nantinya, untuk masing-masing kelurahan, akan menyiapkan sebanyak 242 kue tradisional," kata Sekda Kota Singkawang Syech Bandar di Singkawang, Kamis.<br /><br />Ia mengimbau bagi masyarakat yang ingin menyaksikan dan ikut makan kue tradisional itu nanti diharapkan bisa menghadiri apel HUT Pemkot Singkawang yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu besok ditengah pasar kota Singkawang.<br /><br />Disamping menampilkan ribuan kue tradisional, Pemkot Singkawang juga akan menampilkan air spang.<br /><br />Bandar menjelaskan, digelarnya apel di tengah pasar, supaya PNS bisa lebih bermasyarakat. "Karena, HUT Pemkot inikan untuk semua masyarakat, jadi saya imbau, hadirilah apel HUT Pemkot nanti," pintanya.<br /><br />HUT Pemkot itu merupakan acara besar bagi masyarakat Singkawang. Jadi, sebelum digelar apel, pada Jumat dia minta masyarakat melakukan bersih-bersih di kampungnya masing-masing.<br /><br />Bandar menyebutkan, kegiatan bersih-bersih itu dinamakan Gerakan Bersih Kampung (GBK) yang akan dimulai pada Jumat, pukul 15.00 WIB, selepas shalat Ashar.<br /><br />"Seluruh masyarakat Singkawang harus melakukan Gerakan Bersih Kampung (GBK). Dan dalam kegiatan itu juga, akan dihadiri camat, lurah dan RT untuk bersama-sama mengajak masyarakat melakukan bersih-bersih," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, tujuan GBK itu supaya masyarakat menunjukkan rasa cinta terhadap kampungnya masing-masing. Sekaligus mengembalikan semangat gotong royong di masyarakat.<br /><br />Kemudian, pada apel HUT Pemkot, pihaknya akan melibatkan seluruh RT se-Kota Singkawang, yang berjumlah sebanyak 585 orang.<br /><br />Sementara Camat Singkawang Barat Awang Martin menyatakan siap menjalankan tugas sesuai arahan Sekda Singkawang.<br /><br />"Untuk melakukan GBK, pada Kamis, pukul 15.00 WIB sore kita akan mengumumkannya ke masyarakat dengan menggunakan mickropon," katanya.<br /><br />Kemudian, setelah bersih-bersih, diimbau kepada masyarakat untuk meletakkan sampahnya di pinggir jalan saja. Nanti akan ada pasukan kuning yang akan mengangkutnya.<br /><br />Terkait dengan kue tradisional, masing-masing kelurahan juga menyatakan siap. Dikarenakan kue-kue itu nanti untuk para tamu, maka kue itu akan dijaga masing-masing perwakilan kelurahan, dengan menggunakan pakaian adat sebanyak dua orang. (das/ant)</p>