6.375 RTS Di Kabupaten Landak Terima PSKS

oleh

Sebanyak 6.375 rumah tangga sasaran menerima program simpanan keluarga sejahtera 2014 di Kabupaten Landak, kata Kepala Kantor Pos Cabang Ngabang Gurianto. <p style="text-align: justify;">"Pencairan penyaluran dana PSKS mulai dilakukan 24 November hingga 4 Desember 2014 di Kantor Pos Cabang Ngabang," kata Gurianto saat dihubungi di Ngabang, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan pihaknya saat ini sedang mempersiapkan menyaluran dana PSKS, yang masing-masing rumah tangga sasaran menerima sebesar Rp400 ribu untuk dua bulan, yakni November dan Desember 2014.<br /><br />Jumlah penerima dana PSKS sebanyak 6.375 RTS meliputi masyarakat di Kecamatan Ngabang, Jelimpo, Kuala Behe, Kuala Behe, dan Air Besar. Dana PSKS akan disalurkan kepada masyarakat yang sudah mengantongi Kartu Pengendali Sosial (KPS).<br /><br />"Jumlah uang yang diterima RTS penerima PSKS sebesar Rp200 /bulan selama dua bulan November dan Desember 2014. Jadi dirapel selama dua bulan," ungkapnya.<br /><br />Pihaknya juga memberikan jadwal untuk menyalurkan dana PSKS itu, dimulai untuk Kecamatan Ngabang 24 November, Jelimpo 27 November, Kuala Behe 1 Desember, dan Kecamatan Air Besar 4 Desember.<br /><br />"Penerima dana PSKS datang sendiri di Kantos Pos Ngabang, tidak bisa diwakili dengan membawa Kartu Pengendali Sosial atau KPS, dengan membawa KTP asli, dan foto copy atau Kartu Keluarga yang tercantum pada KPS," ujar Gurianto.<br /><br />Sementara, bagi RTS yang KPS-nya hilang agar ada membawa surat keterangan dari pemerintah setempat, baik dari kecamatan atau desa, karena jika tidak ada bukti, maka dana PSKS tidak bisa diberikan.<br /><br />Bagi pemegang KPS yang sudah meninggal dunia bisa diwariskan kepada ahli warisnya, katanya.<br /><br />"Misal kartu atas nama suami, karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia, maka bisa diganti istrinya berdasarkan surat keterangan pejabat yang berwenang," kata Gurianto. (das/ant)</p>