6.700 Guru Akan Ikuti Bimtek Kurikulum 2013

oleh

Sebanyak 6.700 guru di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan Kurikulum 2013 mulai Februari 2014 yang akan digelar secara bertahap selama enam bulan. <p style="text-align: justify;"><br />"Semua guru akan ikut. Bimtek akan digelar secara bertahap selama enam bulan ke depan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Heri Misnoto di Balikpapan, Kamis.<br /><br />Menurut Heri, pihaknya telah mengalokasikan dana Rp4 miliar untuk Bimtek tersebut. Kegiatan ini adalah Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk sosialisasi pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Nasional 2013.<br /><br />Ia mengatakan, pada pekan depan pihaknya akan mengutus stafnya untuk berkoordinasi dengan tim di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai jadwal Bimtek dan teknis pelaksanaan kegiatan tersebut.<br /><br />"Pelaksanaan Bimbingan Teknis dilakukan bertahap agar tidak mengganggu proses belajar dan mengajar di sekolah. Kalau serentak sekolah nanti malah tidak ada guru yang mengajar," kata Heri.<br /><br />Dengan dilaksanakan Februari, katanya, diharapkan bisa selesai sebelum akhir tahun ajaran ini semua guru sudah menguasai kurikulum itu. Dengan demikian pada Juli 2014 atau awal tahun ajaran baru 2014/2015 Kurikulum 2013 sudah dapat diterapkan.<br /><br />Pada Kurikulum 2013 ini, kata Heri, ilmu pengetahuan disampaikan secara utuh dengan mengacu pada beragam aplikasinya.<br /><br />"Pada Kurikulum 2013 bukan hanya kognitif yang jadi garis besar, tapi tematik atau berdasar satu tema tertentu. Jadi ilmu itu diajarkan satu rumpun seperti matematika, biologi, fisika," katanya.<br /><br />Dia mencontohkan seoarang siswa senang dengan pesawat, di pesawat itu kan ada ukuran panjang lebar itu masuk matematika. Lalu ilmu gayanya itu masuk fisika, kemudian bicara bahan bakarnya akan terkait dengan imianya.<br /><br />"Jadi tematik dengan konsep utuh tidak terpisah," kata Heri.<br /><br />Menurut dia, jumlah mata pelajaran sendiri tidak ada perubahan. Yang ada adalah tambahan jam belajar pendidikan agama hingga dua jam.<br /><br />"Mata pelajaran agama itu untuk membangun karakter anak, sehingga lebih baik dan lebih kuat," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>