65 Pelajar SMP Sintang Tak Lulus UN. Secara Nasional Persentase Kelulusan Kalbar Rendah

oleh

Hari ini, Sabtu (04/06/2011) serentak pengumuman kelulusan bagi peserta UN tingkat lanjutan pertama di kabupaten Sintang dilaksanakan,termasuk secara Nasional setelah sempat diundur dari jadwal semula. <p style="text-align: justify;">Menurut data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, jumlah peserta didik untuk tingkat lanjutan pertama yang tidak lulus sebanyak 65 orang, dengan jumlah terbanyak sekolah yang tidak lulus terdapat di SMPN 1 Ketungau Tengah yakni 14 orang. Sementara persentase siswa yang lulus untuk tahun ini mencapai 98,51 persen atau naik 9 persen dari tahun lalu. Tahun 2010, jumlah kelulusan sekitar 89 persen.<br /><br />Sedangkan dari 80 sekolah lanjutan pertama yang ada di kabupaten Sintang, secara umum hanya 24 sekolah yang kelulusan siswanya tidak mencapai 100 persen, yang artinya persentase sekolah dengan kelulusan tidak mencapai 100 persen hanya kurang dari 1 persen.</p> <p style="text-align: justify;">Kabupaten Sintang untuk kelulusan SMP, berdasarkan peringkat se-Kalimantan Barat bertengger di peringkat 6.<br /><br />Adapun total anak didik yang mengikuti UN tahun 2011 ini sebanyak 4.561 siswa/i. <br /><br /><br /><strong>Bali Raih Nilai Ujian Nasional SMP Terbaik</strong><br /><br />Bali lagi-lagi menuai prestasi dalam Ujian Nasional (UN) 2010/2011. Jika pekan lalu meraih prestasi rata-rata lulusan terbaik dan tertinggi UN tingkat SMA/MA, kini Bali mendapatkan predikat serupa untuk tingkat SMP/MTs. <br /><br />Bali telah dua tahun mempertahankan prestasi UN SMP/MTs. Tahun lalu, dua siswi dari Bali meraih nilai terbaik UN tingkat SMP/MTs tahun ajaran 2009/2010, yakni Ni Kadek Indra Puspayanti dari SMPN 1 Abiansemal Badung dan Ni Made Yuli Lestari SMPN 1 Gianyar. Pekan lalu, Bali juga menorehkan prestasi dalam UN SMA/MA tahun ajaran 2010/ 2011.<br /><br />Prestasi itu diborong empat siswa dari SMAN 4 Denpasar. Keempat pelajar itu adalah Ni Putu Maitri Nara Suari dan Anak Agung Indah Suadnyani sama-sama dengan nilai total 59,00 (peringkat I), Luh GedeAyu Putri Vebriany dengan nilai 58,90 (peringkat II) dan Made Cindy Widya Murthi dengan nilai 58,80 (peringkat III). Ni Putu Maitri Nara Suari meraih nilai 10 pada biologi, fisika, kimia, dan matematika serta 9,2 pada bahasa Indonesia dan 9,8 bahasa Inggris. <br /><br /><br /><strong>Intervensi 12 SMP<br /></strong><br />Di bagian lain,Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan mengintervensi 12 SMP yang diketahui memiliki tingkat kelulusan UN 0%.Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendiknas Mansyur Ramli mengungkapkan, ke-12 SMP dengan tingkat kelulusannya 0% itu adalah SD dan SMP Satu Atap Bonhkakoy Kabupaten Tujo Una-Una, Sulawesi Tenggara; SMPN Fef Kabupaten Tambrauw Papua Barat, SMPN 4 Wasile Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara; SMPN 4 Tumbang Titi dan MTs At-Taroqi Kendawangan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.<br /><br />Sebagaimana diketahui,kelulusan peserta UN SMP/MTs Tahun Ajaran 2010/2011 mencapai 99,45%. Dari 3.660.803 peserta UN SMP/MTS, jumlah peserta yang lulus mencapai 3.640.569 orang. Dibandingkan angka kelulusan tahun 2009/2010, ada kenaikan jumlah kelulusan.Angka kelulusan UN tahun lalu gabungan ujian utama dan ujian ulang mencapai 99,42%.<br /><br />Kemudian, provinsi yang paling banyak tidak lulus dari sisi persentase adalah Kalimantan Barat 6,15% dari 60.518 peserta. Adapun yang paling banyak lulus adalah DKI Jakarta dengan persentase tidak lulus 0,01% dari 134.061 peserta. Jumlah peserta tidak lulus paling banyak ada di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 4.823siswa dari505.393peserta.<br /><br />Adapun rata-rata nilai akhir siswa secara nasional mencapai 7,56. Paling tinggi adalah Provinsi Bali dengan rata-rata 8,11 dan paling rendah Kalimantan Barat dengan nilai 6,71. <strong>(*)</strong></p>