Sebanyak 81 kelompok di 12 kecamatan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menjadi sasaran program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana setempat (BPMKB). <p style="text-align: justify;">Kasubid Pembinaan KB, BPMKB setempat, Syahrijad di Tanjkung, ibukota Kabupaten Tabalong, Jumat mengatakan , hingga September 2011 sebanyak 81 kelompok mendapatkan bantuan modal melalui program UPPKS yang bersumber dari APBN maupun APBD.<br /><br />"Program UPPKS berupa pemberian modal usaha diprioritaskan bagi peserta KB keluarga pra sejahtera I dan keluarga sejahtera I," jelas. Syahrijad.<br /><br />Keluarga pra sejahtera I dan keluarga sejahtera 1 yang menjadi anggota UPPKS pada September 2011 sebanyak 1.188 keluarga.<br /><br />Bantuan pinjaman modal bagi 24 kelompok totalnya mencapai Rp83 juta masing-masing bersumber dari APBN Rp50 juta dan APBD Rp33 juta.<br /><br />Sedangkan anggota UPPKS yang berstatus Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 1.051 peserta,keluarga pra sejahtera I dan KS 1 status PUS sebanyak 466 peserta.<br /><br />"Dari pasangan usia subur yang mengikuti program KB sebanyak 838 peserta, khusus keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 pasangan usia subur yang mengikuti KB 348 peserta," jelas Syahrijad lagi.<br /><br />Dari data di kantor BPMKB Tabalong, pembinaan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan UPPKS, sasaran terbanyak di Kecamatan Jaro yakni 15 kelompok dan Kecamatan Muara Uya yang paling kecil, 2 kelompok. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















