Home / Tak Berkategori

Adpel: Hati-Hati Berlayar Di Laut Jawa

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2012 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Lalu Lintas Laut Administrator Pelabuhan Banjarmasin Urip Suratno mengingatkan para nakhoda kapal kecil untuk berhati-hati saat berlayar di Laut Jawa karena tinggi gelombang bisa mencapai dua hingga tiga meter. <p style="text-align: justify;">"Gelombang di Laut Jawa dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi sehingga pelayaran untuk kapal kecil harus lebih waspada," katanya di Banjarmasin, Senin.<br /><br />Meski gelombang cukup tinggi, kata dia, pihaknya belum mengeluarkan surat larangan berlayar. "Kami hanya meminta nakhoda kapal lebih waspada dan hati-hati karena cuaca buruk sewaktu-waktu bisa terjadi," katanya.<br /><br />Kapal kecil terutama kapal nelayan juga harus ekstra hati-hati kalau melaut, begitu juga dengan kapal pelayaran rakyat.<br /><br />Menurut Urip, meski gelombang cukup tinggi, hingga sekarang pelayaran masih relatif lancar, beberapa kapal yang mengangkut bahan kebutuhan pokok dan sayur mayur masih datang ke Banjarmasin.<br /><br />"Begitu juga dengan kapal Pelni, kapal pengangkut kontainer dan kapal yang membawa BBM, tidak menghhadapi masalah berarti," ujarnya.<br /><br />Agen pelayaran kapal Pelra PT Muda Setia Darwis Said mengatakan, beberapa kapal kecil seperti pinisi saat ini memilih menghentikan pelayaran karena tidak berani menembus gelombang yang cukup tinggi.<br /><br />"Sebagian besar kapal pengangkut barang dari Surabaya ke Banjarmasin masih tertahan di pelabuhan di Surabaya karena tidak ada yang berani berlayar," katanya.<br /><br />Menurut Darwis, dalam satu pekan terakhir ada kapal yang nekat berlayar, namun menurut informasi saat berada di perairan Laut Jawa, diterjang gelombang disertai angin kencang.<br /><br />"Akibatnya kapal yang mengangkut pupuk dan barang kelontongan tersebut pecah setelah menghantam karang saat akan berlindung dari amukan gelombang di salah satu pulau," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir hujan cukup deras terjadi hampir setiap hari di wilayah Kalimantan Selatan sehingga banjir mulai terjadi di beberapa kabupaten.<br /><br />Pada malam pergantian tahun, acara yang sudah disiapkan warga terpaksa dibatalkan karena hujan deras disertai angin kencang melanda kota seribu sungai ini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh
Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan
Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru
Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:38 WIB

Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Berita Terbaru