Home / Tak Berkategori

Air Danau Sembuluh Diduga Tercemar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juni 2011 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan diduga sudah tercemar limbah dari perkebunan besar sawit (PBS), kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi. <p style="text-align: justify;">"Akibatnya sangat mengganggu hasil tangkapan ikan, padahal mayoritas masyarakat setempat bermata pencaharian sebagai nelayan. Dengan kondisi ini, mengganggu pertumbuhan ekonomi," kata Syamsul Hadi, di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Menurutnya, dugaan tercemar air Danau Sembuluh, juga membuat tangkapan ikan nelayan menjadi minim, informasi tersebut pihaknya dapatkan saat melakukan reses dan tatap muka dengan warga ke daerah pemilihan (Dapil) II yaitu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan.<br /><br />"Kalau pencemaran itu benar, maka air tidak layak konsumsi, karena sangat berpengaruh kepada kesehatan. Apabila masyarakat mengonsumsi secara terus-menerus, sehingga banyak penyakit," ujarnya.<br /><br />Dia mengatakan, selain dugaan pencemaran, lahan warga selalu menjadi korban perampasan PBS. Kalau diambil lalu diganti rugi harus sewajarnya masyarakat mendapatkan ganti rugi yang layak, tetapi dari informasi didapat PBS tidak mau mengganti rugi.<br /><br />"Pemerintah provinsi maupun kabupaten setempat segera mencari jalan keluar atas persoalan ini, karena dugaan tercemarnya Danau Sembuluh maupun dugaan perampasan tanah rakyat oleh PBS, secara semena-mena dapat dihindari lagi," katanya.<br /><br />Sebelumnya Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kalimantan Tengah, Erman P Ranan mengatakan, hingga tahun 2011 plasma perkebunan yang diberikan perusahaan perkebunan besar ke masyarakat baru 10 persen.<br /><br />"Seharusnya plasma kebun yang diberikan perusahaan kepada masyarakat sekitar, minimal 20 persen. Namun, kenyataannya yang ada di Kalteng baru mencapai 10 persen saja dari jumlah perkebunan besar yang saat ini sudah berproduksi," katanya.<br /><br />Menurutnya, luas kebun sawit yang terdata di Dinas Perkebunan Kalteng hingga tahun 2010, berjumlah 962.380 hektare. Rinciannya adalah 867.021 hektare kebun inti dan 95.359 hektare lahan plasma.<br /><br />"Dari jumlah luas perkebunan sawit itu, ada 164 perkebunan yang sudah operasional dari 316 izin yang sudah dikeluarkan pemerintah kabupaten masing-masing," ujarnya.<br /><br />Diutarakannya, dari 316 izin yang dikeluarkan luasan lahan yang akan menjadi perkebunan sawit di Kalteng berjumlah 3,755 juta hektare. Untuk saat ini yang sudah dibuka mencapai 1.082.974 hektare dan yang belum dibuka seluas 2,672 juta hektare.<strong> (das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB