Ajak Seluruh Stake Holder Perjuangkan ABH

oleh

Kasus sandal jepit yang menyebabkan Aal terjerat kasus pidana karena dituduh mencuri sandal merupakan salah satu ABH (Anak Berhadapan Hukum). Selain itu masih banyak lagi anak di negeri ini yang berhadapan dengan hukum. <p style="text-align: justify;">Jauh sebelum itu terjadi, Kepala Bapas (Balai Pemasyarakatan) Sintang, Joko Setiawan sudah konsen untuk memperjuangkan agar ABH tidak ditempatkan di Lapas namun harus ditempatkan ditempat rehabilitasi atau dikembalikan kepada orang tua.<br /><br />“ABH harus diselematkan, masa depan mereka masih jauh jika ABH ditempatkan di Lapas apakah dijamin mereka anak lebih baik. Hanya karena mencuri sandal, mencuri uang Rp 10.000 atau kasus-kasus kecil lainnya harus dipidana dan ditempatkan lapas,” kata Joko kepada koran ini beberapa waktu lalu.  <br /><br />Untuk itu pria ini mengajak seluruh stake holder seperti Polisi, JPU, LSM, Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak   dan seluruh pemangku kepentingan lainnya agar bersama-sama menyelamatkan ABH dari pidana dan menyelamatkan masa depan mereka. <br />“Selama ini mereka bukannya menjadi baik namun menjadi lebih tak terkendali, ketika ditempatkan bersama-sama warga binaan lainnya yang terkait berbagai macam kasus,” tambah Joko.<br /><br />Dipaparkannya bahwa LSM dapat berperan sebagai motivator, oleh karena itu Joko yang sebelumnya bertugas di Kanwil Depkum HAM Kalbar mengandeng LSM Pontianak yang sudah terbentuk dan konsen mengurusi ABH. <br /><br />“Nantinya tidak hanya ABH namun anak gelandangan juga termasuk yang harus diurusi,” kata dia lagi. <br /><br />Oleh karena itu, orang nomor satu di Bapas Sintang ini juga sudah melakukan pendekatan ke instansi vertical seperti, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri. Selain itu Joko juga berkordinasi dengan Bupati Sintang. “Sat Pol PP, Polisi dan JPU dalam kaitan penangganan  melindungi identitas ABH. <br /><br />“Kepada mereka kesempatan menerima pendidikan juga harus mendapat perhatian serius.Kita berharap agar masa depan ABH menjadi lebih baik, karena dipundak mereka juga akan berlangsungnya masa depan negeri ini," pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>