Akibat Banjir, Pedagang Pindah Ketempat Tinggi

oleh

Saat ini banjir di perhuluan Sungai Pinoh dan perhuluan Sungai Melawi bertahan, Sementara di pusat Kota Nanga Pinoh pada Jum’at pagi (3/3) mengalami kenaikan. <p style="text-align: justify;">Hingga Pasar Laja yang berada di pesisir Sungai Melawi ikut terendam. Hal itu membuat para pedagang kaki lima yang berjualan setiap harinya di wilayah tersebut bergeser ke daerah tugu Pancasila di Jalan Merak dan Jalan Beringin.<br /><br />“Iya bang pasar laja dan pasar Batu sudah terendam banjir. Kedalamannya sudah mencapai 1,5 meter. Pedagang kaki lima yang biasa jualan disitu akhirnya bergeser ke dataran tinggi di Jalan Beringin dan jalan Merak dekat Lapangan Basket dan Tugu Pancasila,” kata Sandi Susanto salah seorang pedagang kaki lima di pasar batu.<br /><br />Tidak hanya lokasi Pasar Laja saja yang sudah terendam banjir, namun beberapa fasilitas pendidikan seperti sekolahan yang berada di dataran rendah seperti di halaman SDN 13 yang berada di Jalan pendidikan juga sudah tergenang air. <br /><br />Begitu juga dengan SDN 5 dan SDN 11 yang berada di sebelah pasar Markasan Dusun Serundung Desa Tanjung Niaga, kondisi halaman sudah tergenang air bahkan sudah mulai naik ke ruang belaajar. Akibatnya, murid-murid yang semulanya datang dipulangkan.<br /><br />Sementara itu, Nur Ilham yang berada di kecamatan tanah Pinoh (Kota Baru) mengatakan, kondisi banjir saat ini masih bertahan. Namun ada kemungkinan air akan surut. Meskipun begitu, kondisi sejumlah jalan masih tergenang air hingga akses transportasi darat menuju ke Nanga Pinoh saat ini masih putus.<br /><br />“Sepertinya kondisi banjir ini bertahan. Saya mau pulang ke Pinoh juga belum bisa karena akses jalan darat masih terendam banjir. Ya, kita berharap banjir ini segera surut, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali,” ungkapnya. (KN)</p>