Home / Tak Berkategori

Anggaran Pendidikan Kaltim 2012 Rp2 Triliun

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2011 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, ditambah dengan komitmen Pemprov Kaltim mewujudkan 20 persen anggaran pendidikan dari APBD, maka Kaltim memiliki dana Rp2 triliun untuk pendidikan. <p style="text-align: justify;">"RAPBD Kaltim 2012 diestimasikan Rp10,2 triliun, kalau mengacu pada Undang Undang Sisdiknas, berarti anggaran pendidikan di Kaltim mencapai Rp2 triliun lebih," kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim di Samarinda, Rabu.<br /><br />Dia melanjutkan, nilai yang sebesar Rp2 triliun itu semuanya untuk peningkatan mutu pendidikan, namun pos anggarannya tidak semuanya berada di Dinas Pendidikan Kaltim, melainkan tersebar di instansi lain yang juga turut membantu meningkatkan mutu pendidikan.<br /><br />Instansi yang juga memiliki kewenangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim itu antara lain Biro Sosial, Dinas Sosial, dan SKPD lain yang turut menyelenggarakan pendidikan.<br /><br />Adanya instansi lain yang turut menangani pendidikan tersebut, lanjutnya, justru sangat bagus karena akan mampu mengurangi beban kerja Dinas Pendidikan, namun pihaknya terus berkoordinasi dengan SKPD lain yang berperan meningkatkan kualitas pendidikan itu.<br /><br />Dia juga menyinggung bahwa angka 20 persen dana pendidikan dari APBD Kaltim tersebut, merupakan keseriusan Pemprov Kaltim dalam mengatasi berbagai persoalan pendidikan, di samping juga untuk meningkatkan SDM Kaltim.<br /><br />Selanjutnya, capaian pembangunan SDM Kaltim dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) cukup baik karena terus meningkat, yakni dari 74,52 pada 2008 menjadi 75,11 pada 2009, sehingga IPM Kaltim berada di peringkat lima secara nasional.<br /><br />Menurutnya, pembangunan SDM Kaltim melalui jalur pendidikan telah ditetapkan Program Cemerlang, yakni cerdas, merata dan prestasi gemilang dan program Wajib Belajar 12 tahun.<br /><br />Program-program ini tentu memerlukan dukungan konsistensi dalam pemenuhan alokasi anggaran untuk pendidikan, yakni untuk angka partisipasi kasar (APK) SD/MI dari 110,95 persen menjadi 114,51 persen.<br /><br />Untuk SMP/MTs dari 87,53 persen menjadi 97,73 persen, dan untuk SMA/MA dari 69,89 persen menjadi 85,55 persen. Angka ini juga berada di atas rata-rata nasional yang hanya 69,60 persen.<br /><br />Angka putus sekolah untuk kelompok usia SD juga terus mengalami penurunan, yakni dari 0,68 persen menjadi 0,88 persen, SMP sebesar 7,62 persen dan SMA sebesar 35,33 persen.<br /><br />"Namun untuk angka putus sekolah di tingkat SMA masih tinggi. Kondisi ini tentu membutuhkan perhatian kita semua, termasuk pendanaan yang cukup dari masing-masing daerah," katanya.<br /><br />Kaltim, lanjut dia, mengacu tiga pilar dalam membangun pendidikan, yakni Perluasan dan Pemerataan Akses, kemudian Peningkatan Mutu, Relevansi, Daya Saing serta Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan ketiga adalah Citra Publik Pendidikan.<strong> (das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru