Anggaran Rehabilitasi Hutan Capai Rp 1,2 Miliar

oleh
oleh

Untuk memulihkan kawasan hutan dan lahan yang rusak di wilayah Tabalong, Kalimantan Selatan, Dinas kehutanan setempat melaksanakan program rehabilitasi hutan dengan dukungan dana dari pusat Rp1,2 miliar. <p style="text-align: justify;">Menurut Kepala Dinas Kehutanan Tabalong, Marjan Nainggolan, kegiatan program rehabilitasi hutan yang bersumber dari dana APBN juga didukung dana APBD kabupaten untuk program pendampingan.<br /><br />"Dari dana APBN, program rehabilitasi hutan dialokasikan sekitar Rp1,2 milair dengan dukungan dana APBD untuk program pendaping kegiatan," jelas Marjan di Tanjung, Rabu.<br /><br />Program ini tertuang dalam Rencana Pengelolaan Rehabilitas hutan dan lahan (RHL) 2011-2015 dan rencanan tahunan Dinas Kehutanan Tabalong.<br /><br />Kegiatan pemulihan hutan dan lahan pada 2011 mencakup pembuatan tanaman hutan rakyat seluas 75 hektare masing-masing di Desa Garunggung Kecamatan Tanjung dan Desa Usih Kecamatan Bintang Ara.<br /><br />"Selain kegiatan pemulihan hutan, juga dilaksanakan pengayaan reboisasi hutan produksi seluas 50 hektare di Desa Kinarum Kecamatan Upau," jelas staf bidang rehabilitasi hutan dan lahan, Syarif Hidayat.<br /><br />Sedangkan untuk kegiatan pengendalian erosi dan sedimentasi di Tabalong, tahun ini dilaksanakan di Desa Kitang kecamatan Tanjung dan Desa Burum kecamatan Bintang Ara.<br /><br />Serta pembuatan dam penahan sebanyak 2 unit di Desa Nalui dan Desa Jaro Kecamatan Jaro.<br /><br />Untuk program pemberdayaan masyarakat serta pemanfaatan lahan kritis, Tabalong juga mendapat jatah pembuatan kebun bibit rakyat di delapan kecamatan dari Kementerian kehutanan.<br /><br />Masing-masing Kecamatan Tanjung, Upau, Haruai, Bintang Ara, Muara Uya, Murung Pudak, Tanta dan Banua Lawas, jelas kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Hutan, Dishut Tabalong, M Ishak. <strong>(phs/Ant)</strong></p>