Anggota DPD-RI Kunker Kesanggau, Bupatinya Curhat

oleh

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengungkapkan curahan hati kepada anggota DPD RI Gede Pasek Suardika, saat melakukan kunjungan kerja ke Sanggau, Rabu, terkait penerapan Undang-undang No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. <p style="text-align: justify;">"Terkadang penerapan UU ini kami rasakan sangat mengganggu upaya pembangunan di Kabupaten Sanggau. Namun disisi lain UU tersebut memang sangat baik," ucap Paolus Hadi saat dihubungi di Sanggau, seusai menerima kunjungan kerja anggota DPD-RI, Rabu.<br /><br />Hal yang dirasa mengganggu yaitu adanya kebijakan yang diatur, yakni kewenangan kabupaten telah diambil alih oleh pusat, melalui pemerintah provinsi.<br /><br />Hadi meminta kepada DPD RI agar kesulitan di daerah dapat disampaikan ke tingkat nasional. "Kami berharap, dengan kedatangan anggota DPD RI ini dapat menyalurkan keluhan Pemkab Sanggau kepada pemerintah pusat," ujarnya.<br /><br />Kendati demikian, kata Hadi, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembanguan sesuai dengan peraturan yang ada.<br /><br />"Jika ada kendala tentu ini juga akan berpengaruh terhadap pembangunan," katanya.<br /><br />Menanggapi keluhan itu, anggota DPD RI Gede Pasek Suardika mengaku, kedatangannya di Kabupaten Sanggau bertujuan untuk membahas pengelolaan daerah perbatasan Entikong.<br /><br />"Kami akan melakukan evaluasi tentang penerapan awal UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah tersebut," ujarnya.<br /><br />Ia berharap dalam pertemuan tersebut dapat memberikan gambaran, terutama penerapan UU No. 23/2014 itu di daerah. Untuk itu, pihaknya ingin melihat langsung kondisi nyata di daerah dengan begitu ketika digelar rapat bersama jajaran kementerian pihaknya dapat menyampaikan permasalah yang dialami daerah.<br /><br />"Dengan kunker ini kami memang mencari masukan dari pemerintah daerah, termasuk kendala apa saja yang mereka hadapi dalam pembangunan di daerah-daerah," katanya. (das/ant)</p>