Home / Tak Berkategori

Anggota DPR : Industri Nasional Alami Kesulitan

- Jurnalis

Senin, 11 April 2011 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi VI DPR RI, Airlangga Hartarto mengatakan, banyak industri nasional mengalami kesulitan karena kalah bersaing dengan industri asing yang harga produknya lebih murah di pasar domestik. <p style="text-align: justify;">Ketua Komisi VI DPR RI, Airlangga Hartarto mengatakan, banyak industri nasional mengalami kesulitan karena kalah bersaing dengan industri asing yang harga produknya lebih murah di pasar domestik.<br /><br />"Industri nasional mengalami kesulitan setelah diberlakukannya perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China (ACFTA) sejak 1 Januari 2010," kata Airlangga Hartarto, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.<br /><br />Menurut dia, produk impor terutama dari China yang harganya lebih murah di pasar Indonesia menyebabkan industri nasional terus mengalami defisit dan saat ini dalam kondisi sulit.<br /><br />Kesulitan yang dihadapi industri nasional, kata dia, merupakan dampak negatif dari diberlakukannya perpanjian ACFTA.<br /><br />"Karena industri nasional belum seluruhnya siap menghadapi persaingan dagang dengan industri China," katanya.<br /><br />Menurut dia, Komisi VI DPR RI sudah memprediksi kemungkinan terpuruknya industri nasional sejak sebelum diberlakukannya perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China.<br /><br />Airlangga menambahkan, Komisi VI juga sudah beberapa kali mengingatkan pemerintah, terutama menteri perdagangan.<br /><br />"Saat ini menteri perdagangan sudah terlambat menerbitkan sistem peringatan dini untuk mengantisipasi produk industri nasional," katanya.<br /><br />Airlangga juga menilai, menteri perdagangan kurang antisipatif menotifikasi standar nasional Indonesia (SNI) untuk perlindungan konsumen.<br /><br />Sementara dari sisi investasi, menurut dia, belum ada investasi yang signifikan dari China setelah diperlakukannya perjanjian ACFTA. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB