Anggota DPRD Kalsel Banyak "Bolos" Rapat Paripurna

oleh

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 55 orang diantaranya empat unsur pimpina banyak yang "bolos" saat rapat paripurna, dipimpin wakil ketuanya Muhammad Iqbal Yudianoor, di Banjarmasin, Jumat. <p style="text-align: justify;">Dari 55 anggota DPRD Kalsel yang hadir dalam rapat paripurna lembaga legislatif tersebut, hanya 32 orang (termasuk dua unsur pimpinan masing-masing Iqbal dan Fathurrahman yang juga wakil ketua).<br /><br />Sementara rapat paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur setempat H Rudy Resnawan itu, dengan agenda penyampaian pendapat kepala daerah terhadap dua Raperda inisiatif dewan.<br /><br />Dua Raperda inisiatif tersebut tentang Pengaturan Pohon Pada Ruang Bebas Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Untuk Penyaluran Tenaga Listrik di Kalsel.<br /><br />Selain itu, Raperda tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Ramah Sakit Milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.<br /><br />Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalsel, HM Zaini ketika dikonfirmasi mengenai banyaknya atau 23 anggota dewan yang tak hadir saat rapat paripurna, mengaku tak mengetahui secara pasti alasan ketidakhadiran tersebut.<br /><br />"Saya hanya menerima laporan dua orang anggota dewan yang izin, yang lainnya saya tak tau," ungkap politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.<br /><br />Jika nanti, anggota dewan yang tak hadir tersebut kembali tak hadir sampai tiga kali berturut-turut, dia berjanji akan memberikan tindakan tegas dengan memberikan teguran secara tertulis dan diserahkan ke ketua fraksi yang bersangkutan.<br /><br />"Kalau sampai tiga kali berturut-turut tak hadir rapat paripurna, akan kami tindak tegas. Kami akan memberikan surat teguran secara langsung ke fraksi anggota dewan yang tak hadir itu," tandasnya.<br /><br />"Pemberian teguran atau peringatan sesuai mekanisme dan wewenang BK DPRD Kalsel, untuk mengawal dan menjaga citra lembaga serta anggota dewan itu sendiri," demikian Zaini. <strong>(phs/Ant)</strong></p>