Home / Tak Berkategori

Anggota TNI Pelaku Penganiayaan Perlu Pembinaan Mental

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2012 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, dua oknum anggota TNI berpangat Pratu berinisial Nik dan Dik pelaku penganiayaan terhadap Miftah Farid (24) seorang penjual premium eceren, Sabtu (28/1) di Pontianak perlu dilakukan pembinaan mental. <p style="text-align: justify;">"Pelaku penganiayaan itu perlu dilakukan pembinaan, jangan mentang-mentang dia aparat sehingga bisa berbuat semena-mena," kata Sutarmidji di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menyesalkan, hingga terjadi insiden penganiayaan oleh oknum TNI tersebut hanya karena persoalan sepele yang seharusnya tidak terjadi kalau pelaku tidak berbuat semena-mena.<br /><br />"Kedua pelaku itu harus ditindak tegas dan diproses hukum," kata Sutarmidji.<br /><br />Sebelumnya, Komandan Yon 465 Paskhas Lanud Supadio Mayor Psk Rana Nugraha menyatakan, pihaknya menanggung semua biaya pengobatan Miftah Farid (24) korban penganiayaan oleh oknum TNI berpangat Pratu berinisial Nik dan Dik.<br /><br />"Semua biaya pengobatan kami tanggung, kedua anggota itu juga sudah disel dan diproses hukum oleh Polisi Militer TNI-AU," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, persoalan itu sudah diselesaikan dengan pihak keluarga korban secara kekeluargaan. "Untuk kedua pelaku penganiayaan tetap dilakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang ada," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Komandan Yon 465 Paskhas Lanud Supadio menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga korban dan masyarakat pada umumnya atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI-AU tersebut.<br /><br />Sebelumnya, sekitar pukul 15.30 WIB, kios bensin milik Miftah Farid (24) yang berada di bawah jembatan Kapuas I, Jalan Sultan Hamid II, didatangi oknum anggota TNI.<br /><br />Dua oknum anggota TNI meminta paksa bensin yang dijual Farid untuk mengisi tangki motornya tanpa mau membayar.<br /><br />Miftah Farid yang tinggal di Jalan Swadaya, Gang 18, No. 64, itu sudah berjualan bensin di kios tersebut lebih dari lima tahun, tidak bisa menerima kemauan kedua oknum aparat tersebut.<br /><br />Namun ternyata, kedua oknum berpangkat Pratu itu malah menganiaya Miftah Farid sehingga mengalami luka bocor di bagian belakang kepala.<br /><br />"Ia (korban) dipukul dengan peralatan bengkel miliknya di bagian kepala belakang dan berdarah. Juga dipukul bagian badannya dan ditendang berulang kali," kata Agustina (34) saudara perempuan Miftah Farid.<br /><br />Agustina mewakili keluarga korban penganiayaan meminta agar para pelaku diberikan sanksi hukuman pidana dan dipecat dari pekerjaannya.<br /><br />"Mereka kan petugas, harusnya jadi pengayom bukan malah menganiaya warga yang tidak mampu," katanya.<br /><br />Keluarga korban meminta agar pelaku tersebut dihukum dan dipecat dari tempat kerjanya karena dinilai tidak bisa melindungi warga. Justru memukul, memeras dan melakukan aksinya saat siang hari.<br /><br />"Pecat saja mereka, tidak layak jadi anggota TNI dan proses hukum tetap berjalan. Kalau siang hari saja begitu, berarti sudah biasa," kata Agustina lagi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB