Angka Buta Aksara Sanggau Mencapai 50 ribu Orang

Dalam upaya terus mengurangi angka buta aksara di Kabupaten Sanggau, pemerintah pusat melalui kementrian terkait memberikan bantuan kepada wilayah ini berupa program pengentasan warga buta aksara. Jumlah warga yang mendapatkan bantuan juga cukup banyak mencapai seribu warga buta aksara. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut diungkapkan kepala bagian informasi sekretariat daerah Kabupaten Sanggau Joni Irwanto, ketika dikonfirmasi, Rabu (18/5). Dirinya mengatakan bantuan untuk seribu warga buta aksara Sanggau tersebut digabunggkan dengan program pemerintah Kabupaten Sanggau yang sejak tahun 2010 menerapkan program desa fokus.<br /><br />"Bantuan tersebut terealisasi pada tahun 2011 ini, bertepatan dengan program desa fokus yang sudah kita laksanakan sejak 2010, dimana untuk tahun 2011 ini ada 25 desa yang kita jadikan sebagai desa fokus. Satu diantara target yang harus diprioritaskan oleh desa fokus adalah pengentasan buta aksara," tandas Joni Irwanto.<br /><br />Untuk pelaksanaan desa fokus ditambahkan Joni, setiap SKPD di Sanggau memiliki tanggung jawab terhadap stau desa fokus. Dan harus dilakukan pembinaan secara terus menerus sampai tahun 2014 mendatang, dengan berbagai kegiatan yang bersifat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar desa tersebut.<br /><br />Jumlah penderita buta aksara di Kabupaten Sanggau hingga tahun 2011 masih sangat besar, dalam satu desa yang terdapat di wilayah ini sekitar 500 hingga 900 orang buta aksara. Dan tidak ada satupun dari desa dan kelurahan yang sudah terbebas dari masyarakat buta aksara.<br /><br />"Dari seluruh 15 kecamatan, 160 desa dan enam kelurahan yang ada di Kabupaten Sanggau, tak ada satupun satu desa dan kelurahan yang sudah terbebas dari buta aksara. Jika ditotalkan seluruh buta aksara yang ada masih sekitar 50 ribu warga Sanggau yang buta aksara sampai tahun 2011," ungkap wabup Sanggau Paolus Hadi. <strong>(phs)</strong></p>