Angka Kematian Kotawaringin Timur Belum Terdata Baik

oleh

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menilai angka kematian di daerah setempat masih belum terdata dengan baik. <p style="text-align: justify;">"Selama ini angka kematian penduduk di Kotawaringin Timur masih belum diketahui dengan jelas jumlahnya," kata Kepala Disdukcapil, Kotawaringin Timur, Muhammad Fahrudin, di Sampit, Senin. <br /><br />Hal itu, katanya, dikarenakan masyarakat tidak pernah melaporkan kematian anggota keluargnya ke Disdukcapil setempat. <br /><br />Seharusnya, kata dia, masyarakat proaktif melaporkan anggota keluarganya yang meninggal dunia kepada Disdukcapil dengan membawa kartu keluarga (KK) untuk dilakukan penghapusan. <br /><br />Dengan tidak adanya laporan dari pihak keluarga, Disdukcapil tidak akan mengatahui hal tersebut, sehingga orang yang sudah meninggal dunia tetap tercatat dan terhitung sebagai penduduk Kotawaringin Timur. <br /><br />Menurut Fahrudin, untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk berapa yang meninggal dan yang lahir dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam melaporkan jumlah anggota keluarganya. <br /><br />Masyarakat, kata dia, hanya melaporkan penambahan anggota keluarganya yakni saat istrinya melahirkan, selepas itu cenderung mendiamkan diri kecuali ada pendataan dari pemerintah. <br /><br />Ia mengatakan, selama ini yang aktif melaporkan kematian anggota keluarganya ke Disdukcapil hanya dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri. <br /><br />Pelaporan kelahiran dan anggota keluarga yang meninggal dunia sangat perlu, sebab untuk mengetahui perubahan jumlah penduduk. <br /><br />"Berdasarkan hasil pemutahiran akhir Disdukcapil, jumlah kepala keluarga (KK) di wilayah Kotawaringin Timur saat ini ada sebanyak 11.313 dengan jumlah penduduk sebanyak 422.680 jiwa," katanya. <br /><br />Pertumbuhan penduduk di wilayah Kotawaringin Timur mengalami peningkatan cukup tinggi. <br /><br />Pada 2009 ada sebanyak 300 ribu lebih dan 2010 meningkat menjadi 422.680 jiwa. <br /><br />Penyebab bertambahnya jumlah penduduk di Kotawaringin Timur karena adanya perpindahan penduduk dari pulau jawa yang menetap dan menjadi karyawan di areal perkebunan kelapa sawit, demikian Muhammad Fahrudin. <strong>(das/ant)</strong></p>