Animo Warga Membuat E-KTP Di Barut Tinggi

oleh

Animo masyarakat membuat kartu tanda penduduk nasional beridentifikasi sidik jari atau chip elektronik di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tinggi. <p style="text-align: justify;">"Tingginya minat warga membuat e-KTP yang diluncurkan dua pekan lalu itu cukup banyak antrean sehingga membuat kami membuka layanan hingga malam hari," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara (Barut) Izhar Safawi di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Menurut Izhar, jadwal pelayanan pembuatan e-KTP itu setiap hari yakni Senin hingga Minggu dibuka mulai pagi pukul 07.00 WIB sampai malam hari sekitar 22.00 WIB.<br /><br />Banyaknya antrean ini, kata dia, membuat petugas di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara menambah pelayanan ekstra hingga malam hari.<br /><br />"Pada hari biasa kami hanya melayani 100 warga, namun setelah diterapkannya e-KTP ini meningkat menjadi 250 orang setiap harinya," kata dia.<br /><br />Izhar mengakui saat ini pihaknya masih kekurangan sejumlah sarana pendukung peralatan pembuatan e-KTP masih kurang diantaranya tripod, server dan lainnya baik untuk kabupaten maupun kecamatan.<br /><br />Meski sejumlah sarana tersebut masih belum lengkap, namun pihaknya sudah meluncurkan e-KTP pada Senin (10/10) oleh Wakil Bupati setempat, Oemar Zaki Hebanoeddin.<br /><br />Saat ini, kata dia, pelayanan e-KTP sudah bisa dilayani di melalui kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara dan lima kecamatan meliputi Kecamatan Lahei, Montallat, Gunung Timang, Gunung Purei dan Teweh Timur.<br /><br />"Kami harapkan semua kecamatan dalam waktu dekat juga sudah menerima peralatan dan jaringan guna memenuhi target pembuatan layanan e-KTP 2011 untuk Barito Utara sebanyak 124.321 orang," katanya.<br /><br />Izhar mengatakan, masyarakat wajib KTP itu tersebar di wilayah Kecamatan Teweh Tengah sebanyak 77.000 orang lebih, Lahei sekitar 23.000 orang, Gunung Timang 10.000 orang, Montallat 7.000 orang, Teweh Timur 5.000 Gunung Purei 2.000 orang.<br /><br />"Pada 2012 diharapkan masing-masing kecamatan sudah memiliki unit pelaksana teknis daerah (UPTD) lengkap dengan sarana dan prasarana pelayanan e-KTP secara online dengan yang berada di kabupaten," jelas dia.<strong> (das/ant)</strong></p>