Antisipasi Dampak Ekonomi Covid-19, Sintang Akan Gelar Operasi Pasar Khusus

oleh

SINTANG, KN – Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sintang bakal menggelar operasi pasar khusus bagi masyarakat kurang mampu atau terdampak virus mematikan itu.

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud nyata pemerintah untuk menanggulanggi dampak sosial ekonomi yang sangat dirasa oleh masyarakat, terutama warga kurang mampu.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan operasi pasar khusus atau pasar murah ini dimaksudkan untuk meringankan masyarakat tidak mampu, terutama pedagang kaki lima, buruh bangunan dan lainnya yang berpenghasilan harian dan tidak tentu.

Menurut Jarot, operasi pasar akan dilakukan di 10 titik. Nantinya akan dijual sembako seperti, gula pasir, bawang merah, bawang putih, mimyak goreng, dan telur ayam.

“Kami tidak hanya fokus pada yang kena wabah yang kita tangani, kami juga melakukan antisipasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini. Disamping itu kami juga memikirkan dampak sosial akibat pandemi covid-19 ini,” terang Bupati Jarot, Kamis (9/4/2020).

Dengan akan digelarnya operasi pasar khusus di tengah wabah Covid-19 ini, Jarot berharap upaya yang dilakukan pemerintah dapat benar-benar meringankan beban masyarakat.

Selain itu, Jarot mengatakan Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan semua masyarakat dan para perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR)-nya untuk menekan penyebaran virus mematikan ini.

“Untuk itu, saya minta kepada masyarakat agar mematuhi anjuran dan imbauan yang sudaj dikeluarkan pemerintah, terutama soal PHBS dan social distancing dan pyhsical distancing. Dan untuk perusahaan saya minta agar dapat membantu warga di lingkungannya melalui dana CSR perusahaan masing-masing,” pungkasnya. (*)