APBD Kotawaringin Timur 2012 Turun Rp115 Miliar

oleh
oleh

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah tahun 2012 mendatang mengalami penurunan sebesar Rp115 miliar lebih dari APBD tahun 2011. <p style="text-align: justify;">Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Jhon Krislie di Sampit, Kamis mengatakan, akibat adanya penurunan APBD 2012 tersebut akan berpengaruh terhadap pembangunan daerah sebab dipastikan akan banyak program atau kegiatan pembangunan yang menjadi target yang tertunda realisasinya atau bahkan mungkin terpaksa harus dicoret.<br /><br />Berdasarkan hasil rapat unsur pimpinan DPRD dengan eksekutif dalam rangka pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUS-PPAS) diketahui kemampuan pemerintah daerah untuk tahun anggaran 2012 hanya sebesar itu dan tidak mungkin untuk didongkrak lebih besar lagi.<br /><br />Penyebab terjadinya penurunan APBD 2012 itu adalah disebabkan pendapatan daerah baik yang bersumber dari dana pusat maupun pendapatan asli daerah (PAD) tidak mengalami kemajuan yang berarti bahkan cenderung jalan ditempat (stagnan).<br /><br />Kondisi itu terjadi karena hampir tidak ada terlihat upaya pemerintah daerah melakukan peningkatan PAD mereka menjalankan roda pemerintahan apa adanya.<br /><br />Menurut Krislie, APBD Kotawaringin Timur untuk tahun 2011 atau yang sekarang ini sedang dijalankan adalah sebesar Rp805 miliar dengan defisit sebesar Rp35,7 miliar atau 4,49 persen.<br /><br />Jumlah itu tentu lebih tinggi dari APBD tahun sebelumnya yaitu tahun 2010 yang sekitar Rp700 miliar lebih. Sementara untuk APBD 2012 mendatang jumlahnya malah turun yaitu hanya sekitar Rp690 miliar atau terjadi penurunan sebesar sebesar 10 persen atau Rp115 miliar lebih.<br /><br />?Dari anggaran itu, sebesar Rp436 miliar akan dipergunakan untuk keperluan belanja langsung, yakni untuk membayar gaji pegawai dengan demikian biaya pembangunan di Kotawaringin Timur yang tersedia pada tahun 2012 nanti hanya sekitar Rp254 miliar,? katanya.<br /><br />Dengan dana sebesar itu tentunya sulit bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan secara maksimal apalagi merata seperti yang selama ini di janjikan Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi akan melakukan pembangunan di semua lini.<br /><br />Krislie mengungkapkan, khusus untuk tahun ini kesiapan pemerintah daerah dalam penyusunan anggaran daerah terkesan kurang siap salah satunya yaitu terlambatnya penyerahan KUA-PPAS yang akhirnya membuat pembahasan KUA-PPAS menjadi terlambat.<br /><br />Berdasarkan ketentuan dan aturan KUA-PPAS seharusnya sudah selesai dibahas pada Juli 2011 lalu, namun kenyataannya sampai sekarang pembahasannya belum selesai terus pelaksanaan pembangunannya kapan akan dimulai. <strong>(das/ant)</strong></p>