APBN Alokasikan Rp350 Miliar Dukung Kipi Maloy

oleh
oleh

Pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 mengalokasikan dana Rp350 miliar untuk mendukung terwujudnya pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kaltim. <p style="text-align: justify;">"Dana sebesar itu digunakan untuk pembangunan jalan pendekat menuju kawasan KIPI Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, sepanjang sekitar 12 kilometer," ujar Hetifah Sjaifudian Siswanda, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim di Samarinda, Senin.<br /><br />Pemerintah pusat, lanjutnya, sangat mendukung terbangunnya daerah itu menjadi kawasan ekonomi khusus, sehingga pemerintah kabupaten harus melakukan dukungan dengan membebaskan semua lahan yang masuk dalam kawasan perekonomian dengan mengutamakan pengembangan perkebunan sawit dan industri turunannya itu.<br /><br />Dia meminta hal itu diperhatikan karena tidak menginginkan dana yang dikucurkan oleh APBN tersebut, kelak sia-sia karena tidak siapnya pemerintah daerah.<br /><br />Pada 27 Juli, lanjutnya, dia bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, mengunjungi lokasi rencana pengembangan KIPI Maloy. Di lapangan diketahui bahwa Pemkab Kutai Timur belum seluruhnya membebaskan lahan tersebut.<br /><br />Untuk itu dia meminta agar Pemkab Kutai Timur bergerak lebih cepat melakukan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk jalan pendekat tersebut, pasalnya tidak mungkin jalan menuju Maloy dibangun jika lahannya belum dibebaskan.<br /><br />Apalagi Pemprov Kaltim juga telah memberikan bantuan Rp38 miliar untuk pembebasan lahan itu. Langkah Pemprov Kaltim ini dilakukan demi mendorong Kutai Timur menjadi kawasan pengembangan ekonomi berbasis pertanian "oleochemical" atau industri hilirnya.<br /><br />Untuk itu, katanya, pemkab harus segera menyelesaikan pembebasan lahan, tujuan sangat jelas, yakni agar jalan menuju kawasan itu bisa selesai sesuai dengan target realisasi pada 2012.<br /><br />Jika dana dari APBN 2012 dapat diserap dengan baik, maka rencana pembangunan selanjutnya dapat diusulkan lagi dari APBN untuk 2013.<br /><br />Sebaliknya, jika anggarannya tidak terserap atau hanya terserap sebagian karena masalah lahan yang belum dibebaskan, maka hal itu akan akan sulit untuk mendapatkan dana berikutnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>