APKASI: Daerah Kaya Masih Jadi Kantong Kemiskinan

oleh

Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor mengungkapkan sejumlah daerah kaya di negeri ini justru masih menjadi kantong-kantong kemiskinan. <p style="text-align: justify;">"Kantong-kantong kemiskinan ini fakta yang tidak saja terjadi di Kaltim, namun hampir dialami daerah-daerah kaya dengan sumber daya alam yang luar biasa, seperti Papua, Aceh, Jambi, Riau, dan sebagainya," katanya di Sangatta, Jumat.<br /><br />Menurut Isran Noor yang juga Bupati Kutai Timur, salah satu persoalan adalah pengusaha yang bergerak di bidang sumber daya alam baik terbarukan maupun tidak terbarukan ada kesan minimnya peran dan kontribusinya melalui program corporate social responsibility (CSR).<br /><br />"Saya sudah keliling Indonesia termasuk juga melihat langsung bagaimana petugas TNI yang bertugas di Merauke yang menjaga wilayah perbatasan bersama masyarakat dengan kondisi mereka," katanya.<br /><br />Petugas penjaga perbatasan wilayah yang menegakkan kedaulatan di sana listriknya hanya menyalah sampai pukul 21.00 WIT, setelah itu kegelapan sampai keesokan dan begitu seterusnya.<br /><br />"Saya sedih melihat aparat negara yang menjaga keutuhan negara. Bisa dibayangkan bagaimana rakyatnya," tegas Isran Noor.<br /><br />Melihat kondisi itulah ketika berkunjung ke sana dalam kapasitas sebagai ketua umum Apkasi, dirinya menyumbangkan dua unit mesin genset dengan bahan bakarnya dibantu pemkab setempat setelah berkoordinasi dengan bupatinya.<br /><br />"Apkasi memberikan bantuan berupa mesin genset dua unit dengan bahan bakar dari Pemda setempat kini listrik sudah menyala 12 jam," tambahnya lagi.<br /><br />Isran mengatakan bahwa hal ini suatu gambaran bahwa tidak sia-sia dirinya berkeliling Indonesia sebagai ketua umum Apkasi dan ketua penyuluh petani seluruh Indonesia bisa melihat kondisi rakyat secara langsung.<br /><br />"Saya bersyukur melalui Apkasi bisa keliling Indonesia melihat sendiri masih banyak yang miskin dan inilah yang menjadi tugas kita semua," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>