Armyn: Saya "Dicekal" DPD Golkar Kalbar

oleh

Mayjen TNI Armyn Ali Anyang mengatakan dirinya telah dicekal oleh Partai Golkar Kalimantan Barat seiring pencoretan namanya dari pendaftaran pencalonan gubernur yang akan diusung partai tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Saya merasa dicekal oleh Partai Golkar, karena belum saja selesai proses pemilihan calon gubernur yang akan diusung, nama saya sudah dicoret oleh DPD Partai Golkar Kalbar," kata Armyn Ali Anyang di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Namun, ia menambahkan, keputusan itu belum final karena mekanisme pengusungan harus disetujui oleh DPP Golkar.<br /><br />"Makanya saya masih optimistis akan maju dengan Partai Golkar," kata Armyn.<br /><br />Menurut dia, pencoretan tersebut hanyalah isu yang dikeluarkan oleh pihak-pihak lain yang akan menjegalnya maju dalam pilgub Kalbar pada September mendatang.<br /><br />"Namun, biar bagaimanapun kita akan tetap taat azas. Intinya, kita serahkan pada mekanisme yang berlaku di Partai Golkar," kata Armyn.<br /><br />Dia mengatakan, dalam petunjuk pelaksana pendaftaran di Partai Golkar nomor 13 tertera bahwa dalam kondisi lain yang bukan kader Golkar dan memiliki peluang menang berdasarkan hasil riset atau survei elektabilitas, tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan Partai Golkar.<br /><br />"Itulah yang sedang saya upayakan. Kita mengharapkan agar juklak itu tidak perlu diartikan lain karena sudah sangat jelas disusun dan disempurnakan oleh Partai Golkar sendiri," tuturnya.<br /><br />Armyn yang kini menjabat sebagai staf Panglima TNI bidang Komunikasi Sosial itu menegaskan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk berkomunikasi langsung dengan DPP Golkar.<br /><br />Karena, dia merasa sudah mengikuti berbagai prosedur yang ada agar bisa diusung dalam pencalonan Gubernur Kalbar mendatang.<br /><br />"Makanya saya sangat menyayangkan adanya isu ini karena secara pribadi saya juga sudah mengajukan pengunduran diri sebagai TNI ketika akan mendaftarkan diri ke KPUD nanti. Mekanisme itu sudah dilakukan, jadi hal yang mana lagi yang menjadi halangan bagi saya," tuturnya.<br /><br />Koordinator Ali Anyang Center Kalbar Bambang Widianto menambahkan, disamping mendaftar ke Partai Golkar, Armyn juga sudah mendaftar ke beberapa partai politik lainnya, baik partai-partai menengah maupun partai besar kecuali PDI Perjuangan.<br /><br />"Masing-masing partai tersebut memiliki persyaratan yang hampir sama dengan yang diterapkan Partai Golkar. Masalah isu nama Pak Armyn dan yang lainnya dicoret dari calon kandidat Partai Golkar, saya rasa itu hanyalah salah satu strategi berpolitik dari orang-orang tertentu yang mungkin kurang berkenan dengan munculnya figur lain, khususnya Armyn yang akan bergabung dengan Partai Golkar," katanya.<br /><br />Ia menegaskan, isu tersebut bukanlah sebuah keputusan, karena masih ada proses berikutnya yang pasti akan dipantau oleh tokoh-tokoh sentral Partai Golkar.<br /><br />"Kami punya keyakinan bahwa Partai Golkar akan serius menghadapi Pilgub Kalbar nanti, sehingga pastinya Partai Golkar akan menargetkan menang 100 persen bagi kandidatnya sehingga peluang Pak Armyn untuk diusung oleh Partai Golkar masih sangat besar," kata Bambang Widianto. <strong>(phs/Ant)</strong></p>